Manfaat Ajarkan Wirausaha pada Anak, Bisa Kembangkan Kreativitas

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah siswa SD mengayuh sepedanya saat pulang dari sekolahnya di Desa Bukit Tinggi, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat, NTB, Senin, 13 Juli 2020. Pada hari pertama masuk sekolah di sebagian besar satuan pendidikan di wilayah NTB belum melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka dan masih dilakukan dari rumah secara daring atau bentuk lain memanfaatkan segala sumber daya yang dimiliki secara optimal karena kasus COVID-19 di NTB masih tinggi. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi

    Sejumlah siswa SD mengayuh sepedanya saat pulang dari sekolahnya di Desa Bukit Tinggi, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat, NTB, Senin, 13 Juli 2020. Pada hari pertama masuk sekolah di sebagian besar satuan pendidikan di wilayah NTB belum melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka dan masih dilakukan dari rumah secara daring atau bentuk lain memanfaatkan segala sumber daya yang dimiliki secara optimal karena kasus COVID-19 di NTB masih tinggi. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi

    TEMPO.CO, Jakarta - Di tengah penerapan kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh, yang ditetapkan oleh pemerintah, orang tua dan anak-anak menghadapi tantangan tersendiri untuk tetap tumbuh dan berkembang secara optimal. Peringatan Hari Anak Nasional tahun ini pun dimaknai sebagai upaya bersama untuk menghasilkan penerus bangsa yang sehat, cerdas, dan ceria di masa pandemi.

    Salah satu cara untuk meningkatkan tumbuh kembang anak adalah dengan memberikan ilmu tentang ilmu wirausaha. Kegiatan itu bisa mengembangkan kreativitas anak sedini mungkin. "Juga memberikan manfaat yang sangat baik kepada mereka,” kata Psikolog Anak dan Keluarga Meyske Ritiau dalam keterangan pers yang diterima Tempo pada 29 Juli 2020.

    Dalam rangka perayaan Hari Anak Nasional, Fortuna, salah satu agensi kreatif lokal di Indonesia, mempersembahkan program 'Kids Take Leads' untuk menumbuhkan jiwa creativepreneurship anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. Bekerjasama dengan Paviliun 2, sebuah komunitas industri kreatif, program ini akan memberikan lokakarya yang dibawakan oleh berbagai ahli di bidang kreatif dan kewirausahaan serta sharing session dari para kidspreneur yang sukses.

    Meyske yang menjadi salah satu narasumber dalam program ‘Kids Take Leads’ mengatakan program kewirausahaan untuk anak-anak bukan hanya akan memberikan mereka pengetahuan tentang cara mendapatkan uang atau membangun bisnis dari kreativitas mereka. "Akan tetapi hal yang paling penting adalah megembangkan karakter anak, seperti: rasa percaya diri, ketekunan, kemampuan problem-solving, goal setting, hingga empati - semua hal yang akan mereka butuhkan dalam menghadapi tantangan di masa depan," katanya.

    Deputy CEO, Fortuna, Ratna Puspitasari mengatakan timnya melihat pada kondisi ini, generasi muda justru perlu diberdayakan dengan berbagai keterampilan dari segi kreatif dan kewirausahaan, sehingga nantinya mereka akan lebih siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan. “Melalui program ‘Kids Takes Leads’ yang dibawakan oleh anak-anak untuk anak-anak, kami berharap dapat memberikan sedikit kontribusi pada pengembangan kemampuan generasi alpha ini dengan cara yang kreatif dan menarik, dan sebagai jangka panjang, semoga pengetahuan tentang creativepreneurship ini dapat masuk ke kurikulum nasional,” katanya.

    Program 'Kids Take Leads' merupakan rangkaian acara di Pot of Luck, sebuah creative hub di ranah online dan offline yang menyediakan wadah untuk bersatunya ide serta pemikiran kreatif, yang dibentuk oleh Fortuna. Demgam tetap menaati protokol kesehatan dan keamanan di masa transisi PSBB, program 'Kids Take Leads' akan berlangsung secara virtual setiap hari Sabtu mulai 25 Juli 2020 hingga 15 Agustus 2020. Kegiatan ini akan mengangkat berbagai topik seputar dunia kreatif dan kewirausahaan yang dibawakan oleh beragam narasumber mulai dari pelatihan tentang membangun brand, product development, fotografi dan desain untuk media sosial, kolaborasi dengan seniman cilik, serta peran orang tua dalam membangun jiwa kewirausahaan anak. Jadwal selengkapnya dapat dilihat di https://www.thefortuna.co/events.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bandingkan Ledakan di Beirut dengan Bom Atom Hiroshima Nagasaki

    Pemerintah Lebanon meyakini ledakan di Beirut disebabkan 2.750 ton amonium nitrat. Banyak orang membandingkannya dengan bon atom Hiroshima Nagasaki.