Minggu, 20 September 2020

Kantor Jadi Klaster Baru Penularan COVID-19, Begini Saran Pakar

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi penerapan New Normal di Kantor. ANTARA FOTO/Budi Candra Setya

    Ilustrasi penerapan New Normal di Kantor. ANTARA FOTO/Budi Candra Setya

    TEMPO.CO, Jakarta - Kantor-kantor kini menjadi klaster baru penularan virus corona. Gedung-gedung perkantoran merupakan salah satu wilayah yang harus diwaspadai sebagai tempat yang rawan penularan COVID-19 menyusul transmisi virus corona dapat terjadi melalui udara atau airborne.

    "Protokol kesehatan harus diterapkan secara ketat di perkantoran sebagai langkah pencegahan terjadinya penularan COVID-19," kata anggota Tim Pakar Universitas Lambung Mangkurat (ULM) untuk Percepatan Penanganan COVID-19 Rudi Fakhriadi di Banjarmasin, Ahad, 2 Agustus 2020.

    Dia mengungkapkan, sebagaimana disampaikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), transmisi COVID-19 dapat terjadi melalui udara. Pernyataan WHO tersebut berdasarkan hasil penelitian 239 ilmuwan dari 32 negara yang menunjukkan partikel virus ini dapat menyebar melalui udara.

    Airborne disease adalah penyakit yang dapat menyebar melalui udara. Akibatnya, seseorang dapat jatuh sakit hanya dengan menghirup udara yang telah tercemar virus atau bakteri penyebab suatu penyakit.

    "Bila penularan COVID-19 melalui percikan ludah seperti tetesan kecil air liur atau cairan dari hidung membutuhkan kontak langsung antara penderita dengan orang lain, maka transmisi airborne ini tidak memerlukannya. Di sinilah bahayanya, sebab seseorang dapat tertular tanpa ada pertemuan fisik dengan penderita," kata Epidemiolog dan dosen Fakultas Kedokteran ULM itu.

    Untuk itulah, jika seorang penderita berada dalam suatu tempat sehingga virus yang dibawa tersebar di ruangan tersebut melalui embusan napas, maka orang-orang yang berada di tempat yang sama berpotensi terjangkit COVID-19 meskipun si penderita sudah tidak lagi berada di sana. Karena itu, penyebaran virus corona melalui udara dapat terjadi di tempat umum, khususnya area yang padat manusia dan tempat tertutup dengan ventilasi ruangan yang buruk.

    Sejumlah langkah pencegahan disarankan Rudi, di antaranya tetap gunakan masker dan kacamata atau pelindung wajah walaupun di dalam ruangan tertutup. Kemudian, tetap rajin mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer di tempat bekerja. Usahakan juga ventilasi udara berjalan dengan baik atau buka jendela agar terjadi pertukaran udara sehingga udara yang menggandung virus dapat keluar ruangan.

    Jangan memegang mulut, mata, atau hidung sebelum cuci tangan selama bekerja atau di ruangan tertutup. Jangan terlalu lama berada di ruangan tertutup yang ventilasinya jelek atau tidak lebih dari 1 jam. Kepadatan ruangan jangan sampai lebih dari 50 persen dari kapasitas ruangan.

    "Penerapan protokol kesehatan ini bersifat mutlak sebagai langkah pencegahan penularan di perkantoran," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    8 Tips Aman Mempercepat Datang Bulan

    Datang bulan yang terjadi bagi sebagian wanita dapat mengganggu aktivitas mereka. Tak sedikit yang menempuh sejumlah cara untuk mempercepat haid.