Minggu, 20 September 2020

Sebab Lansia Lebih Mudah Terpapar Virus Corona, Ini Kata Dokter

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pasangan lansia/kakek-nenek. Freepix.com

    Ilustrasi pasangan lansia/kakek-nenek. Freepix.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Bila ada keluarga orang lanjut usia atau lansia, berhati-hatilah. Golongan ini disebut lebih rentan tertular virus corona atau Covid-19 dan berpotensi pada kematian. Tingkat kematiannya di Indonesia 78 persen.

    Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito menyebutkan kasus positif dikontribusikan oleh masyarakat dengan usia 31-45 tahun sebesar 31,3 persen. Sedangkan, kasus meninggal paling tinggi terjadi pada usia lebih dari 45 tahun dengan tingkat 78 persen.

    Spesialis Geriatri RSUD Hasan Sadikin Bandung, Lazuardhi Dwipa, mengatakan populasi lansia terutama menjadi kelompok yang sangat rentan terhadap penularan Covid-19. Peningkatan risiko dan kasus semakin tinggi apabila penderita Covid-19 punya komorbid.

    “Beberapa penyakit penyerta tidak menular yang bisa meningkatkan risiko antara lain hipertensi, diabetes, paru kronis, jantung, dan banyak penyakit lain,” kata Lazuardhi.

    Dia menjelaskan lansia lebih rentan terhadap penularan penyakit, tak hanya Covid-29, karena sudah terjadi penurunan fungsi dari berbagai organ di dalam tubuh, misalnya otak, jantung, paru, ginjal, sistem imun, dan darah.

    Selain itu, kinerja organ tubuh juga sudah menurun, termasuk cadangan fisiologis. Cadangan fisiologis biasanya bekerja ketika tubuh sedang dalam kondisi stres atau sakit. Tapi ketika baik fungsi dan cadangannya menurun, tubuh akan mengalami kegagalan fungsi organ.

    “Itu kenapa lansia lebih cepat drop dibandingkan dengan usia dewasa atau anak muda. Kalau usia lebih muda kerja organnya belum berat, cadangan fisiologisnya masih banyak, ketika sakit dia masih bisa bekerja lebih keras untuk sampai sembuh,” terangnya.

    Begitu pula dengan imunitas tubuh, baik yang bawaan maupun yang adaptif. Sistem imun bawaan adalah yang berasal dari sel-sel di dalam tubuh yang berfungsi membunuh virus maupun bakteri yang masuk ke dalam tubuh. Sementara sistem imun adaptif berasal dari pemberian vaksin dan imunisasi.

    “Secara sel kalau lansia sudah berkurang, fungsinya juga berkurang, kemampuan menghasilkan zat dan yang dihasilkan (imun) juga berkurang. Ini kenapa orang tua cenderung lebih rentan,” imbuhnya.

    Kemudian, hal yang lain pada lansia selain komorbid adalah kondisi kekurangan gizi dan ketidakcukupan nutrisi karena penurunan selera makan, kemampuan makan, dan mendapatkan makanan, atau ada penyakit komorbid lain yang mempengaruhi proses makan.

    “Sering pasien lansia ini kurang gizi, secara tidak langsung juga akan menyebabkan lemahnya sistem imunitas tubuh, pertahanan tubuh akan sangat lemah sekali,” jelasnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    8 Tips Aman Mempercepat Datang Bulan

    Datang bulan yang terjadi bagi sebagian wanita dapat mengganggu aktivitas mereka. Tak sedikit yang menempuh sejumlah cara untuk mempercepat haid.