Minggu, 20 September 2020

Sayuran Rendah Glikemik yang Bisa Dicoba Penderita Diabetes

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi tomat. shutterstock.com

    Ilustrasi tomat. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Tak bisa dipungkiri, sayuran adalah makanan sehat dan harus menjadi bagian dari setiap diet, terutama penderita diabetes, karena mengandung nutrisi-nutrisi penting bagi tubuh. Pakar kesehatan merekomendasikan sayuran karena umumnya memiliki indeks glikemik rendah.

    Makanan dengan indeks glikemik rendah bagus untuk penyandang diabetes karena tidak membuat kadar glukosa darah naik dengan cepat. Begitu menurut Harvard Health Letter. Berikut beberapa sayuran yang sangat baik, indeks glikemik rendah, seperti dilansir dari Medical Daily.

    Brokoli
    Sayuran ini memiliki sangat sedikit karbohidrat namun mengandung banyak nutrisi lain yang dapat membantu seseorang lebih sehat. Brokoli juga tidak meningkatkan berat badan karena memiliki sangat sedikit kalori.

    Tomat
    Relatif murah dengan indeks glikemik rendah, tomat sangat cocok untuk penyandang diabetes. Makanan yang bisa dinikmati mentah atau matang ini mengandung antioksidan yang baik untuk jantung.

    Ilustrasi bayam. Shutterstock

    Bayam
    Salah satu sayuran berdaun hijau ini disebut tersehat dan bermanfaat tidak hanya bagi penyandang diabetes tetapi juga yang ingin menurunkan berat badan. Seperti kebanyakan sayuran hijau, bayam juga relatif mudah disiapkan.

    Bit
    Mengandung nutrisi seperti vitamin C dan mineral lain, bit tergolong umbi-umbian yang juga dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh.

    Wortel
    Wortel mengandung nutrisi seperti protein dan banyak serat sehingga sangat cocok untuk penyandang diabetes. Sayuran ini memiliki skor GI 39.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    8 Tips Aman Mempercepat Datang Bulan

    Datang bulan yang terjadi bagi sebagian wanita dapat mengganggu aktivitas mereka. Tak sedikit yang menempuh sejumlah cara untuk mempercepat haid.