Lelah Berkomunikasi saat Bekerja di Rumah, Atasi dengan Cara Berikut

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita lelah bekerja. Freepik.com

    Ilustrasi wanita lelah bekerja. Freepik.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Bekerja dari rumah disambut baik oleh sebagian karyawan. Tetapi, ada kalanya rapat online yang sering dan tidak dapat memutuskan hubungan kerja membuat karyawan di bawah tekanan dan stres yang konstan. Ini disebut kelelahan komunikasi.

    Perusahaan di seluruh dunia telah memilih bekerja di rumah sebagai model untuk memastikan keselamatan karyawan. Tetapi, komunikasi berkelanjutan dengan para rekan kerja telah membuat orang merasa terkuras habis. Karenanya, dikutip dari Times of India, Anda harus mengetahui cara untuk mengidentifikasi kelelahan komunikasi virtual agar dapat terus melakukan kinerja terbaik.

    Libur virtual
    Karena kantor dan rumah telah menjadi tempat yang sama karena lockdown, karyawan tergoda untuk menjadwalkan rapat satu per satu. Namun, hal itu menyebabkan kelelahan lebih awal dari yang diduga. Jika berpikir kopi adalah cara untuk memperbaiki perasaan, seharusnya tidak. Untuk mengatasi kelelahan komunikasi virtual, Anda perlu menjadwalkan waktu istirahat sepanjang hari. Ini akan membantu memulihkan tenaga sebelum pertemuan berikutnya. Beri diri waktu libur virtual dan habiskan waktu ini untuk makan, bercakap-cakap dengan keluarga, atau sekadar beristirahat.

    Tetapkan tenggat waktu
    Jika terus menjadwalkan rapat tanpa jeda, Anda tidak ingin terlibat dalam obrolan kecil, seperti "Bagaimana kabar semua orang?" atau "Bagaimana lockdown ini memperlakukan semua orang?" Anda lebih suka membicarakan bisnis dan menyelesaikannya. Itulah tepatnya yang harus dilakukan secara sadar. Beri diri tenggat waktu untuk setiap panggilan kerja dan cobalah untuk menyelesaikan semua yang penting sehingga dapat menyelesaikannya lebih cepat daripada nanti. Ini akan sangat membantu mengatasi kelelahan komunikasi.

    Blokir tampilan kamera depan
    Sejujurnya, sangat melelahkan untuk terus menunjukkan wajah di setiap rapat atau telepon konferensi dengan anggota tim. Hal ini dapat membuat stres dan kelelahan karena terus memusatkan perhatian pada layar laptop dan ponsel. Untuk mencegahnya, Anda cukup mematikan fitur kamera setiap kali tidak sedang melakukan presentasi atau tidak diharapkan untuk berbicara. Menutup pandangan diri akan mengurangi banyak stres serta kelelahan komunikasi yang menyertainya.

    Jangan terpaku pada notifikasi
    Setiap karyawan tahu pemberitahuan pekerjaan dapat terus membebani. Ini juga akan memiliki beberapa efek yang tidak menguntungkan bagi karyawan. Anda belum tentu diharapkan untuk menanggapi setiap pesan yang diterima sepanjang hari. Untuk memastikan ponsel tidak terus berdering sepanjang waktu, buat strategi dengan anggota tim untuk hanya mengobrol di grup kerja jika ada sesuatu yang cepat dan singkat untuk diselesaikan. Segala sesuatu yang membutuhkan pemikiran dan debat dapat dilakukan melalui email kantor. Dengan cara ini, Anda tidak akan dibebani dengan notifikasi kerja sepanjang waktu.

    Jangan bekerja di luar jam kerja
    Karena sebagian besar perusahaan pindah untuk bekerja dari rumah, karyawan telah meluangkan waktu ekstra setiap hari. Hal ini menyebabkan seringnya kelelahan dan stres. Lebih banyak jam kerja juga berarti lebih banyak interaksi dengan rekan kerja, yang pada akhirnya mengakibatkan kelelahan komunikasi. Untuk mencegahnya, mulailah mengatur waktu dengan baik.

    Jika memiliki jam kerja 9-5, pastikan Anda hanya bekerja dari pukul 09.00 sampai 17.00. Jangan memperpanjang jam kerja hanya karena merasa lebih banyak pekerjaan yang bisa diselesaikan. Biasakan memutuskan hubungan dari dunia kerja setelah selesai dengan jam kerja.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hati-hati, Ada 5 Tempat Rawan Penularan Virus Corona di Kantor

    Penelitian mengumpulkan daftar lima titik risiko penyebaran Covid-19 di kantor. Sejumlah titik penularan virus corona sering kita abaikan.