Kiat Memberikan Minyak Esensial pada Anak

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi minyak esensial rosemary. jujuaroma.com

    Ilustrasi minyak esensial rosemary. jujuaroma.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Menjaga kesehatan anak sangat penting di masa pandemi Covid-19. Jika khawatir dengan pemberian obat kimia berlebihan, penggunaan minyak esensial atau minyak atsiri bisa jadi pilihan utama untuk meringankan gejala saat anak-anak sakit.

    Pendiri Beauty Barn Indonesia, Welly Ng, memaparkan pada dasarnya minyak esensial bisa diberikan pada bayi sejak usia nol bulan jika memiliki keluhan.

    "Essential oil bisa diberikan dengan cara dihirup, dioles, dan diminum. Untuk penggunaan essential oil harus sangat hati-hati, terutama ketika diminum, sebab perlu pengawasan dokter aroma terapis," katanya, seraya menambahkan minyak esensial juga bisa dihirup dengan bantuan diffuser yang juga berfungsi untuk melembapkan udara.

    Cara memberikan minyak esensial pada bayi harus menggunakan minyak pengantar yang dicampur minyak esensial dengan presentase satu persen pada kulit bayi untuk mencegah iritasi.

    "Minyak pengantar sebaiknya gunakan minyak nabati, seperti virgin coconut oil (VCO), minyak zaitun, atau minyak kelapa, jangan baby oil karena bisa menutup pori-pori," kata Welly, yang memulai Beauty Barn dari pengalaman sendiri sebagai ibu dengan anak penderita alergi.

    Ada beragam manfaat minyak esensial, di antaranya untuk melancarkan pernapasan, meredakan pusing, membantu anak lebih fokus, mengatasi sulit tidur, dan mengatasi diare.

    "Berbagai manfaat tersebut didapat karena essential oil merupakan senyawa dari tanaman. Minyak ini mampu meredakan gejala dan keluhan penyakit secara perlahan," jelasnya.

    Minyak esensial bekerja dengan cara unik. Bukan untuk penyembuhan tapi fungsinya adalah untuk mengembalikan titik tubuh ke posisi normal. Sebagai pendiri produk lokal Beauty Barn, Welly memiliki cita-cita agar produknya dapat dikenal sebagai produk kebanggaan Indonesia dengan kekayaan rempah-rempahnya.

    Berawal dari rasa frustasi saat melihat anak-anaknya mengalami alergi dan menyebabkan tergantung pada obat-obatan pereda alergi, Welly kemudian berhasil membuat produk fitoterapi yang bermanfaat untuk meredakan alergi.

    Kondisi yang mengharuskan ketergantungan pada obat membuat Welly berusaha mencari jalan keluar dengan bekal percaya tanaman telah sejak dulu menyediakan banyak formula untuk meredakan, memulihkan, juga mencegah alergi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebiasaan Anak Berbohong Dapat Merugikan Mereka Saat Dewasa

    Anak bisa melakukan kebohongan dengan atau tanpa alasan. Berbohong menurut si anak dapat menyelamatkan mereka dari konsekuensi yang diterimanya.