Akhir Pekan, Pilih Olahraga Berikut untuk Redakan Stres

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Yoga. ChinaFotoPress/ChinaFotoPress via Getty Images

    Ilustrasi Yoga. ChinaFotoPress/ChinaFotoPress via Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Stres karena tuntutan pekerjaan atau kehidupan di rumah, ditambah pandemi COVID-19 yang tak juga usai, olahraga pun bisa menjadi salah satu alat paling ampuh untuk melawannya.

    "Stres adalah kombinasi dari kecemasan, ketakutan pada hal yang tidak diketahui, dan depresi serta rasa sakit yang ditahan di dalam. Olahraga, jalan keluar untuk melepaskan ketegangan itu," kata psikolog olahraga Jarrod Spencer.

    Ingatlah, stres yang terus menerus juga bisa berdampak buruk pada daya tahan tubuh sehingga rentan terkena COVID-19. Sebagian orang merasa bisa mengeluarkan tekanan emosional saat berolahraga. Menurut Spencer, ini karena latihan membuat pikiran bekerja dan memproses informasi pada tingkat yang sangat tinggi.

    Ada pilihan olahraga yang relatif aman untuk dilakukan di masa pandemi ini, sekaligus bisa membuat tubuh bugar dan sehat. Berikut ulasan singkatnya, seperti dilansir Livestrong.

    Peregangan
    Stres dapat membebani otot. Di sisi lain, bekerja terlalu lama sambil duduk di depan laptop bisa menekan leher dan bahu. Ketika melepaskan sebagian ketegangan otot fisik ini melalui peregangan, Anda mungkin juga akan merasakan lebih sedikit tekanan emosional.

    Lakukan peregangan selama 10 menit dan Anda bisa menuai manfaat. Mulailah dengan area tubuh yang terasa kencang. Jika itu terjadi di mana-mana, fokuslah pada bahu, leher, betis, paha belakang, dan pinggul, yang biasanya menahan ketegangan.

    Yoga
    Yoga bisa menghilangkan stres dan meningkatkan kesehatan mental serta emosional, ditambah kekuatan, dan keseimbangan. Sebuah studi pada Februari 2018 dalam Journal of Preventative Medicine menunjukkan berlatih yoga tiga kali seminggu selama empat minggu menghilangkan stres dan memperbaiki suasana hati.

    Jika baru mengenal yoga, Anda dapat memulai dengan video online. Jelajahi berbagai jenis yoga, seperti Hatha, Ashtanga, atau Vinyasa sampai menemukan gaya dan rutinitas yang paling Anda nikmati.

    Jalan kaki
    Jalan kaki salah satu latihan yang paling hemat biaya, mudah dilakukan, dan mampu menghilangkan stres, sekaligus memperkuat otot serta meningkatkan kebugaran kardiovaskular. Dalam studi Mei 2018 di Behavioral Sciences, berjalan kaki mengurangi kadar hormon kortisol terkait stres dan meningkatkan cara orang merasakan stres emosional sendiri, terutama jika berjalan di alam.

    Untuk menghilangkan stres, yang Anda butuhkan hanyalah sepatu dan pakaian yang nyaman. Kemudian, cari jalan setapak, taman, atau jalur pendakian terdekat. Secara bertahap tingkatkan kecepatan dan seberapa jauh Anda berjalan seiring waktu.

    Lari
    Selama masa stres, Anda mungkin berharap bisa lari dari masalah. Ternyata, sains mendukung lari untuk mengurangi stres. Latihan seperti lari melepaskan zat kimia otak yang menenangkan dan merilekskan. Jika baru mencoba berlari atau sudah lama tidak berolahraga, lakukan perlahan dan tetapkan tujuan yang realistis. Jika perlu, konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan saran medis.

    Anda mungkin ingin merasa nyaman dengan jalan cepat terlebih dulu sebelum naik ke periode bergantian antara jalan kaki dan joging. Jangan lupa kenakan sepatu yang sesuai dan tingkatkan kecepatan serta jarak secara bertahap.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebiasaan Anak Berbohong Dapat Merugikan Mereka Saat Dewasa

    Anak bisa melakukan kebohongan dengan atau tanpa alasan. Berbohong menurut si anak dapat menyelamatkan mereka dari konsekuensi yang diterimanya.