Alasan Masker Lebih Baik dari Vaksin untuk Lawan Covid-19

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bertamu mengenakan masker. Shutterstock

    Ilustrasi bertamu mengenakan masker. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Selama pandemi Covid-19, banyak masyarakat menunggu hadirnya vaksin. Pasalnya, mereka percaya vaksin bisa menjadi kunci jawaban dari semua keresahan terkait penyebaran virus corona. Terlebih, vaksin memang sudah terbukti mengatasi berbagai penyakit baru yang terdahulu merebak di dunia.

    Kemampuan vaksin sangat luar biasa, namun ini mungkin berbeda untuk kasus Covid-19. Hal tersebut pun didukung oleh pernyataan Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) di Amerika Serikat, Robert Redfield, yang meminta agar masyarakat tidak terlalu menggantungkan diri pada vaksin.

    Melansir dari situs CNBC, Redfield mengatakan berbagai usaha telah dilakukan oleh para tenaga kesehatan.

    “Jika akhir tahun ini sudah dikeluarkan vaksin virus corona potensial, maka itu hanya memiliki imunogenisitas 70 persen saja. Imunogenisitas sendiri adalah kemampuan vaksin untuk membangun respons imun terhadap virus,” katanya.

    Pakar kesehatan terkemuka lain, termasuk penasihat Covid-19 untuk Gedung Putih, Anthony Fauci, mengatakan kemungkinan memproduksi vaksin Covid-19 yang sangat efektif, di mana bisa memberikan perlindungan 98 persen atau lebih juga terbilang sangat kecil.

    “Kami mengharapkan vaksin yang setidaknya 75 persen efektif. Badan Pengawas Obat dan Makanan mengatakan akan mengesahkan vaksin virus corona selama aman dan setidaknya 50 persen efektif. Sedangkan vaksin yang 50 persen efektif kira-kira setara dengan vaksin influenza tetapi di bawah efektivitas satu dosis vaksinasi campak, yang sekitar 93 persen efektif,” ujarnya.

    Untuk alasan tersebut, Redfield mengatakan efektivitas masker lebih baik dibandingkan vaksin di era pandemi Covid-19 ini.

    “Kami memiliki bukti ilmiah yang jelas bahwa masker baik dan pertahanan terbaik. Masker bahkan lebih terjamin untuk melindungi dari Covid-19 daripada vaksin,” jelasnya.

    Redfield juga mengimbau masyarakat segera sadar dan lebih percaya pada kemampuan masker daripada vaksin.

    “Jika saya tidak mendapat respons imun, vaksin tidak akan melindungi tapi masker wajah ini bisa. Masker adalah salah satu hal terpenting dalam mencegah penyebaran virus. Kenakanlah untuk menjaga diri sendiri dan orang lain,” tuturnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Sudah Periode Kedua Jokowi

    Tak ada perayaan besar untuk memperingati satu tahun pertama periode kedua pemerintahan Presiden Joko Widodo pada 20 Oktober 2020.