Kesalahan Pakai Masker yang Masih Sering Terjadi, Awas Tertular Covid-19

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi protokol kesehatan / menjaga jarak atau memakai masker. ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani

    Ilustrasi protokol kesehatan / menjaga jarak atau memakai masker. ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani

    TEMPO.CO, Jakarta - Memakai masker ketika keluar rumah dianjurkan untuk menghindari penularan virus corona. Masker adalah vaksin terbaik saat ini, sebelum vaksin yang tengah dikembangkan bisa diperjual belikan.

    Sayangnya, masih banyak orang yang tidak peduli pentingnya masker. Atau ada juga yang sudah memakai masker tapi dengan cara yang salah sehingga manfaat dari pelindung masker itu berkurang. Berikut kesalahan memakai masker, seperti dilansir dari Times of India.

    Tidak menutupi hidung dan mulut
    Salah satu kesalahan paling umum yang dilakukan orang adalah mengenakan masker yang hanya menutupi lubang hidung. Ada dua masalah yang menyebabkan hal ini. Satu, karena Anda tidak memasang dengan benar sebagaimana mestinya dan kedua karena posisi masker turun tanpa sengaja. Ini tentu saja berisiko membuat Anda tertular segala jenis infeksi dan bakteri. Masker atau penutup wajah yang baik harus selalu menutupi batang hidung dan mulut dengan baik.

    Terbalik
    Jika memeriksanya dengan cermat, masker memiliki posisi khusus untuk hidung, bagian berkabel di tengah masker medis. Setelah memakainya, tekan dengan kuat, sehingga membentuk hidung. Masker wajah akan mempertahankan bentuknya, bahkan setelah Anda melepasnya.

    Salah posisi
    Masker medis atau masker bedah apa pun akan memiliki sisi dalam dan luar. Jangan salah menempatkannya. Jika memakai masker buatan sendiri, pastikan tidak terus membalik sisi-sisinya. Ini karena sisi luar masker mungkin terkontaminasi dan saat memakainya dari dalam ke luar, Anda bersentuhan dengan semua patogen yang terakumulasi di sisi luar.

    Tetap menyentuh
    Sekali lagi, Anda harus memperlakukan permukaan luar masker karena sudah terkontaminasi dan hindari menyentuhnya sepenuhnya. Jika harus menyesuaikan kembali atau melepas masker, pastikan untuk melakukannya dengan menarik tali. Bagaimanapun, bersihkan tangan dengan benar setelah menyentuh bagian mana pun dari masker dengan pembersih tangan berbasis alkohol atau cuci tangan dengan benar.

    Menggunakan kembali masker yang kotor atau basah
    Bergantung pada jenis masker atau penutup wajah yang digunakan, penting untuk membersihkannya dengan benar atau mencucinya jika menggunakan masker kain. Jika mengenakan masker kain, pastikan untuk mencucinya dengan air hangat dan deterjen hingga bersih dan keringkan di bawah sinar matahari.

    Selain masker yang pas, juga penting masker tidak kotor atau basah. Masker basah kurang efektif melawan virus, sehingga membuat Anda dan orang lain yang dekat berisiko tertular infeksi.

    Diletakkan di dagu
    Saat sedang makan atau melakukan kegiatan lain dengan menggunakan mulut, orang pasti akan melepas masker. Alih-alih melakukannya dengan membuka masker dan menyimpannya, mereka justru menurunkan ke dagu.

    Hal itu tentu tidak benar karena area dagu dan leher tidak terlindungi selama beraktivitas sehingga risiko untuk virus dan bakteri menempel di sana dan ditransfer ke masker sebelum digunakan kembali menjadi lebih besar. Jadi, jangan pernah melakukan hal tersebut lagi, lepaskan secara penuh jika diperlukan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggunaan Masker Bagi Sebagian Orang Bisa Menimbulkan Jerawat

    Saat pandemi seperti sekarang ini penggunaan masker adalah hal yang wajib dilakukan.