Sayangi Keluarga, Ini Pesan Ketua Satgas Covid-19

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pemuda dan lansia. Shutterstock.com

    Ilustrasi pemuda dan lansia. Shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Satuan Tugas Penanganan atau Satgas COVID-19 Doni Monardo menegaskan agar masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan COVID-19 dengan ketat, yaitu dengan #pakai masker, #jaga jarakhindari kerumunan, dan #cucitanganpakaisabun. Tujuannya tentu saja untuk mencegah penyebaran virus corona pada diri sendiri atau orang-orang terdekat.

    Ia menyatakan sekitar 80-85 persen angka kematian akibat COVID-19 di Indonesia terjadi pada kelompok rentan yaitu lansia, anak-anak, dan orang dengan penyakit bawaan atau komorbid. Doni dalam konferensi pers secara virtual di Jakarta, Senin, 12 Oktober 2020, meminta seluruh masyarakat untuk menghindari kerumunan apabila berada di luar rumah dan selalu menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 dengan disiplin.

    Doni yang juga Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menerangkan 7 persen pasien COVID-19 yang dirawat di Rumah Sakit Darurat COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran Jakarta adalah orang-orang yang kesehariannya tidak beraktivitas di luar rumah dan sangat mematuhi protokol kesehatan dengan ketat.

    "Artinya apa? Sudah pasti ada anggota keluarga yang keluar rumah, berada di kerumunan, yang berpotensi terjadinya penularan dan membawa virus ke rumah menulari anggota keluarga yang lain," katanya.

    Oleh karena itu, Doni meminta masyarakat yang berada di luar rumah agar tidak membuat kerumunan karena dampaknya sangat fatal yang bisa menularkan virus kepada keluarga di rumah.

    "Mereka yang terpapar usia muda mungkin tidak apa-apa. Tapi ingat, setiap dari kita punya orang tua, orang yang kita sayangi. Hampir pasti di keluarga kita ada anggota keluarga yang termasuk dalam kelompok rentan, yaitu lansia di atas 60 tahun , pemilik penyakit penyerta, seperti hipertensi, penyakit jantung, diabetes, paru, dan penyakit kronis lain yang ketika terpapar akan sangat berbahaya," jelasnya.

    *Ini adalah konten kerja sama Tempo.co dengan #SatgasCovid-19 demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Tegakkan protokol kesehatan dengan #pakaimasker, #jagajarak, dan #cucitangan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    INFO Gotong Royong Solid Di Masa Sulit Untuk Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia

    Kemendikbud mengajak untuk bergotong royong dan bekerja sama memastikan pembelajaran tetap berlangsung walaupun peserta didik tidak dapat hadir.