Mengenal Norovirus, Masalah Kesehatan yang Tengah Mewabah di Cina

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi dokter. Sumber: Getty Images/iStockphoto/mirror.co.uk

    Ilustrasi dokter. Sumber: Getty Images/iStockphoto/mirror.co.uk

    TEMPO.CO, JakartaNorovirus tengah menjadi pusat perbincangan publik akhir-akhir ini. Masalah kesehatan tersebut hadir di tengah pandemi Covid-19 dan kini sedang mewabah di Cina. Melansir dari situs Global Times, sebanyak 11 mahasiswa di sebuah universitas di Taiyuan, ibu kota Provinsi Shanzi, Cina dilaporkan positif terjangkit norovirus. Sementara itu menambah daftar 70 orang lainnya yang sudah mengalami penyakit serupa sejak September 2020.

    Lalu, apa sebenarnya norovirus itu dan apa saja penyebab serta cara menghindarinya? Melansir dari situs Mayo Clinic, norovirus merupakan infeksi yang dapat menyebabkan muntah dan diare hebat secara tiba-tiba.

    Virus ini sangat menular dan biasanya menyebar melalui makanan atau air yang terkontaminasi. Anda juga bisa terinfeksi melalui kontak dekat dengan orang yang terinfeksi. Adapun gejala seperti sakit perut, kram, demam ringan akan dialami 12 hingga 48 jam usai terpapar norovirus.

    Menurut berbagai ahli kesehatan, gejala-gejala demikian akan dirasakan selama satu sampai tiga hari. Namun tidak perlu khawatir karena kebanyakan orang sembuh total dari norovirus tanpa pengobatan. Meski begitu pada kondisi tertentu, muntah dan diare karena infeksi ini bisa menyebabkan dehidrasi parah sehingga membutuhkan perhatian medis.

    Untuk membantu mencegah penyebarannya, ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Melansir dari situs Health Line, Anda wajib selalu mencuci tangan secara menyeluruh dengan sabun dan air, terutama setelah menggunakan toilet. Hindari pula makanan dan air yang terkontaminasi, termasuk makanan yang mungkin telah disiapkan oleh orang yang sedang sakit.

    Anda juga diharuskan mencuci buah dan sayuran sebelum makan, memasak makanan sampai matang, disinfeksi permukaan yang mungkin telah terkontaminasi dengan larutan pemutih klorin, serta hindari bepergian sampai tanda dan gejala Anda hilang.

    SARAH ERVINA DARA SIYAHAILATUA | GLOBALTIMES | MAYOCLINIC | HEALTHLINE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggunaan Masker Bagi Sebagian Orang Bisa Menimbulkan Jerawat

    Saat pandemi seperti sekarang ini penggunaan masker adalah hal yang wajib dilakukan.