Cegah Penularan, Ini Tips Pakai Lift kala Pandemi Covid-19

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi: tombol lift

    Ilustrasi: tombol lift

    TEMPO.CO, Jakarta - Selama pandemi Covid-19, berbagai kegiatan dan tempat tentu harus diwaspadai agar terhindar dari risiko terpapar virus corona. Salah lokasi yang dimaksud termasuk menggunakan lift.

    Berbagai studi telah membuktikan lift juga menjadi tempat bersarangnya virus corona. Pasalnya, lift adalah ruangan dengan ventilasi yang tertutup. Dengan demikian, risiko perputaran virus pun menjadi besar.

    Untuk alasan tersebut, penting untuk mengetahui cara benar menggunakan lift agar tetap aman dan terhindar dari kemungkinan terjangkit Covid-19. Berikut beberapa tips, seperti dilansir dari Times of India dan ABC News.

    Jangan tekan tombol dengan jari
    Saat akan naik lift, kita tentu harus menekan tombol untuk lantai yang dituju. Namun di tengah pandemi, bersentuhan dengan benda yang banyak digunakan orang sangat tidak disarankan karena berisiko menempelkan virus dan bakteri. Untuk itu, hindari memencet langsung tombol lift dengan jari. Gunakan siku atau tangan yang terlindungi sarung.

    Kini, berbagai pusat perbelanjaan dan kantor telah menyediakan sensor untuk lift seiring dengan pencegahan Covid-19. Jika tempat yang Anda kunjungi memiliki teknologi tersebut, bisa langsung digunakan.

    Tetap pakai lift
    Meski di dalam lift sekalipun, #pakaimasker tetap penting untuk dilakukan sebab berdasarkan data 50-60 persen pengidap virus corona tanpa gejala. Itu berarti walaupun Anda atau orang di sekitar tampak sehat, belum tentu mereka tidak menderita Covid-19. Terlebih dengan perputaran udara yang terhenti di lift, ini pun meningkatkan risiko terpapar virus corona.

    Hindari menggunakan lift di jam padat
    Anda tentu tahu kapan waktu lift digunakan secara massal. Umumnya pada pagi hari saat orang mulai beraktivitas, siang pada jam istirahat, serta sore hari di kala semua orang pulang. Sebaiknya selama pandemi, Anda harus menghindari waktu-waktu tersebut sebab kerumunan orang dalam lift meningkatkan risiko. Gunakan lift saat sepi pengguna. Selain itu, memanfaatkan tangga atau eskalator jika memang terburu-buru pindah lantai di jam yang padat juga bisa menjadi pilihan.

    Praktekkan etika penggunaan lift
    Saat menggunakan lift, pastikan Anda tahu etika memakainya, termasuk #jagajarak aman antarorang dan lainnya, selalu menutup area mulut dengan lengan saat bersin dan batuk, serta mengurangi volume suara saat berbicara. Pasalnya, semua hal itu memungkinkan penyebaran infeksi jika tidak dilakukan dengan baik.

    *Ini adalah konten kerja sama Tempo.co dengan #SatgasCovid-19 demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Tegakkan protokol kesehatan, ingat selalu #pesanibu dengan #pakaimasker, #jagajarakhindarikerumunan, dan #cucitanganpakaisabun.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penyebab Lemak Perut Sulit Dihilangkan setelah Usia 40 Tahun

    Untuk mengatasi sulitnya menghilangkan lemak perut untuk pria yang berumur di atas 40 tahun, perlu melakukan upaya ekstra. Apa saja?