Tetap Sehat selama Libur Panjang dengan Tips Berikut

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi staycation. Foto: @pullmanjakartaindo

    Ilustrasi staycation. Foto: @pullmanjakartaindo

    TEMPO.CO, Jakarta - Menghabiskan libur panjang akhir Oktober 2020 dengan mengunjungi tempat wisata populer yang ramai bukan pilihan aman. Anda berisiko lebih tinggi terkena COVID-19. Tapi, staycation atau liburan di suatu tempat bisa menjadi alternatif.

    Peneliti dari Universitas Tampere di Finlandia mengungkapkan staycation di rumah misalnya, tetapi bebas dari pekerjaan sehingga mirip seperti liburan sesungguhnya dibandingkan harus menempuh perjalanan jauh dari rumah, bisa membantu mengurangi stres.

    Ahli epidemiologi sekaligus pakar kesehatan mental di Universitas Boston, Sandro Galea, seperti dilansir Washington Post, mengatakan kunci liburan ialah melenyapkan pencetus stres dan jika hal ini bisa dicapai dengan tinggal di rumah, maka manfaatnya bagi kesehatan mental akan sama seperti berlibur ke suatu lokasi. Tetapi, tantangannya suasana di rumah, terutama jika bekerja dari rumah selama masa pandemi, menurut psikolog klinis Jessica de Bloom.

    "Banyak orang melihat liburan sama dengan bepergian. Saya tidak setuju. Kunci berlibur adalah pelepasan mental dari pekerjaan untuk mendapatkan pengalaman pemulihan yang bermanfaat," katanya.

    Lalu, harus bagaimana? Lakukan dekorasi rumah untuk meningkatkan suasana hati, misalnya menentukan warna-warna pendukung di rumah, seperti warna dinding dan perabotan. Pilihan lainnya menyiapkan lagu bernuansa liburan atau yang membuat suasana hati bagus.

    Anda juga bisa membuat pengaturan yang ideal, seperti memilih kursi yang membuat Anda merasa paling nyaman, lalu pastikan mendapat semua cahaya yang dibutuhkan. Kemudian, lengkapi sekeliling dengan alat yang diperlukan, seperti kacamata untuk membaca, segelas minuman kesukaan, buku catatan dan pena untuk menuliskan frasa yang Anda suka.

    Selain itu, menyulap kamar mandi sebagai area spa juga bisa menjadi alternatif. Pilih aroma minyak esensial kesukaan, misalnya lavender, rose, kamomil, pepermint, lalu taruh di kamar mandi dan berendamlah dengan air hangat.

    Kalaupun memutuskan mengunjungi suatu tempat untuk staycation, misalnya berkemah di suatu wilayah pinggiran yang tak ramai bersama keluarga, jangan lupa terapkan protokol kesehatan, yakni #pakaimasker, #jagajarak, dan #cucitangan serta membawa hand sanitizer untuk berjaga-jaga jika tak menemukan air.

    Untuk masker, sebaiknya siapkan lebih dari satu dan bawalah wadah khusus. Dokter Alfi Auliya Rachman dari RS FMC Bogor merekomendasikan membawa dua kantong khusus dalam tas.

    "Ada dua kotak penyimpanan khusus. Kotak yang satu untuk masker yang sudah dipakai, kotak lainnya untuk yang belum dipakai," tuturnya.

    Anda bisa melapisi masker dengan tisu atau kain bersih sebelum dimasukkan ke dalam wadah. Kemudian, ketika ingin melepas atau menaruh masker, jangan lupa cuci tangan.

    Selain itu, masa libur tak berarti bisa kalap menyantap segala makanan kalau tak ingin berat badan bertambah atau masalah kesehatan. Direktur nutrisi American Institute for Cancer Research, Melanie Polk, seperti dilansir WebMD mengingatkan tetap mengontrol asupan makanan, terutama jika memesan makanan atau berkesempatan mengunjungi restoran favorit.

    Buatlah pilihan sehat yang menarik jika memungkinkan. Ingatlah, hanya makan saat lapar dan setelah makan usahakan berjalan-jalan sebentar. Jika memutuskan berlibur ke suatu wilayah, sebaiknya bawa bekal untuk dimakan selama perjalanan, misalnya apel, pir, berondong jagung, atau camilan sehat lainnya.

    *Konten ini merupakan kerja sama Tempo.co dengan #SatgasCovid-19 demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Tegakkan protokol kesehatan, ingat selalu #pesanibu dengan #pakaimasker, #jagajarakhindarikerumunan, dan #cucitanganpakaisabun.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penyebab Lemak Perut Sulit Dihilangkan setelah Usia 40 Tahun

    Untuk mengatasi sulitnya menghilangkan lemak perut untuk pria yang berumur di atas 40 tahun, perlu melakukan upaya ekstra. Apa saja?