Masih Banyak Warga Tak Paham 3M dan 3T demi Putus Penularan Covid-19

Reporter

Petugas melakukan tes cepat COVID-19 terhadap pelanggar protokol kesehatan saat sidak di kawasan Kuta, Badung, Bali, Jumat, 30 Oktober 2020. Sidak yang dilakukan petugas gabungan digelar selama masa cuti bersama dan libur panjang. ANTARA/Fikri Yusuf

TEMPO.CO, Jakarta - Kampanye 3T (tracing, testing dan treatment) perlu digencarkan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam upaya pencegahan penularan COVID-19. Hal itu disampaikan oleh penasihat Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi untuk peningkatan testing dan tracing, Monica Nirmala.

"Jadi memang perlu ada komunikasi yang masif terus berulang-ulang dari sumber yang terpercaya dengan satu pesan yang jelas," kata Monica dalam diskusi virtual Optimisme Masyarakat Terhadap 3T, Jakarta, Kamis, 12 November 2020.

Monica menuturkan masyarakat terdiri dari banyak segmen sehingga ada perbedaan dalam hal seperti tingkat pendidikan, sosial dan ekonomi, sehingga bahasa komunikasi atau edukasi yang digunakan juga harus masuk pada setiap segmen masyarakat. Menurutnya, mengedukasi masyarakat tentang 3T menjadi penting untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan kesadaran masyarakat tentang 3T sehingga bisa berpartisipasi aktif mendukung keberhasilan pelaksanaan 3T.

Dengan banyaknya segmen di masyarakat, maka edukasi dan komunikasi harus dilakukan dengan kolaborasi, tidak bisa hanya mengandalkan perseorangan atau tokoh tertentu saja.

"Tetapi, justru semua elemen masyarakat perlu mengedukasi sesuai dengan segmennya masing-masing sesuai dengan tingkat pendidikan siap lawan bicaranya," tutur Monica.

Selain kampanye, Monica mengatakan hal lain yang perlu dilakukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat akan pentingnya 3T adalah menjadi teladan. Setiap individu hendaknya menjadi teladan baik dalam melakukan protokol kesehatan 3M (memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, serta mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir) maupun 3T, sehingga dapat ditiru dan menularkan tindakan baik bagi orang lain.

"Bagaimana setiap individu mengambil peran dan menjadi teladan, artinya kalau misalnya merasa diri kurang enak badan, ada batuk pilek dan lain sebagainya itu tinggal di rumah, memisahkan diri sementara dari orang-orang lain lalu mencari pengobatan pertama, baik dengan menghubungi kesehatan atau pergi ke puskesmas terdekat, dan lain sebagainya," ujar Monica.

Managing Director di Ipsos Indonesia Soeprapto Tan, mengatakan dari survei, ada 29 persen masyarakat tidak tahu atau tidak sadar tentang 3T sementara 99 persen masyarakat sudah memahami tentang 3M. Hal itu dikarenakan kampanye 3M di awal dan hingga sekarang jauh lebih tinggi dibandingkan 3T, sehingga saat ini yang perlu dilakukan adalah gencar melakukan kampanye 3T seperti yang dilakukan pada 3M.

"Ini saatnya kita mulai ngomong 3T," ujar Soeprapto.

Dia mengatakan kampanye 3T harus ditingkatkan supaya seluruh masyarakat tahu dan ambil bagian dalam mendukung kesuksesan upaya pemerintah dalam implementasi 3T untuk mencegah penularan COVID-19.

*Konten ini merupakan kerja sama Tempo.co dengan #SatgasCovid-19 demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Tegakkan protokol kesehatan, ingat selalu #pesanibu dengan #pakaimasker, #jagajarakhindarikerumunan, dan #cucitanganpakaisabun.






MRT Jakarta Catat Jumlah Penumpang Capai 61,2 Juta Selama 2019-2022

1 hari lalu

MRT Jakarta Catat Jumlah Penumpang Capai 61,2 Juta Selama 2019-2022

Dirut MRT Jakarta Tuhiyat mengatakan jumlah pengguna atau ridership pada 24 Maret 2019 - 31 Desember 2022 sebanyak 61.292.496 orang. Rinciannya, pada 2019 dengan target 65.000 penumpang, realisasinya 86.270 penumpang. Pada 2020 dengan target 26.065 penumpang, realisasinya 27.122 penumpang.


Walikota New York Cabut Aturan Wajib Vaksin Covid-19

1 hari lalu

Walikota New York Cabut Aturan Wajib Vaksin Covid-19

Kota New York tak lagi mewajibkan warganya untuk mendapatkan vaksin Covid-19.


BPS Sebut Kunjungan Wisatawan Asing Melonjak 384 Persen Sepanjang 2022

2 hari lalu

BPS Sebut Kunjungan Wisatawan Asing Melonjak 384 Persen Sepanjang 2022

BPS menyebut jumlah kunjungan wisawatan asing melonjak sebesar 384,12 persen secara yoy dan secara kumulatif meningkat 251,28 persen.


Para Ahli Khawatir Flu Burung Akan Menular ke Manusia Setelah Mulai Menginfeksi Hewan Mamalia

4 hari lalu

Para Ahli Khawatir Flu Burung Akan Menular ke Manusia Setelah Mulai Menginfeksi Hewan Mamalia

Kasus virus flu burung yang menginfeksi hewan mamalia di Inggris dan Spanyol membuat para ahli khawatir selanjutnya bisa menular ke manusia.


Wisma Atlet Disebut Jadi Tempat Kuntilanak, Pengamat Tata Kota: Jangan Diubah Jadi Rusun

4 hari lalu

Wisma Atlet Disebut Jadi Tempat Kuntilanak, Pengamat Tata Kota: Jangan Diubah Jadi Rusun

Pengamat tata kota Nirwono Joga menyatakan Wisma Atlet Kemayoran dibangun untuk kepentingan event olahraga internasional. Bisa untuk olimpiade.


Heru Budi Manut Pemerintah Pusat Soal Nasib Wisma Atlet Biar Tak Jadi Sarang Kuntilanak

5 hari lalu

Heru Budi Manut Pemerintah Pusat Soal Nasib Wisma Atlet Biar Tak Jadi Sarang Kuntilanak

Heru Budi mengatakan pengelolaan Wisma Atlet jadi kewenangan Pusat. DPRD DKI minta jangan dibiarkan kosong agar tak banyak kuntilanak.


Menkes Beri Penghargaan Kontribusi Penanganan Covid-19 kepada AMSI

6 hari lalu

Menkes Beri Penghargaan Kontribusi Penanganan Covid-19 kepada AMSI

AMSI dinilai telah memberikan kontribusi penting khususnya dalam penyebaran informasi tentang Covid-19 dan pencegahan hoaks selama pandemi.


Jokowi Cerita Kebingungannya di Awal Pandemi Covid-19 hingga Tolak Lockdown

7 hari lalu

Jokowi Cerita Kebingungannya di Awal Pandemi Covid-19 hingga Tolak Lockdown

Jokowi menyebut akibat kegagapan menangani pandemi, terjadi turbulensi ekonomi dan membuat pertumbuhan ekonomi jatuh.


Jepang Akan Anggap Covid-19 Sebagai Flu Biasa Musim Semi Ini, Apa Dampaknya?

7 hari lalu

Jepang Akan Anggap Covid-19 Sebagai Flu Biasa Musim Semi Ini, Apa Dampaknya?

Sebelumnya, Jepang bahkan mengumumkan akan mempertimbangkan untuk melonggarkan rekomendasi penggunaan masker.


Tetap Lakukan Karantina Kesehatan meski Pandemi Covid-19 Terkendali

8 hari lalu

Tetap Lakukan Karantina Kesehatan meski Pandemi Covid-19 Terkendali

Pakar mengatakan karantina kesehatan tetap perlu dilakukan meskipun pandemi COVID-19 telah terkendali secara penuh.