5 Kesalahan saat Menghindari Penularan Covid-19

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bertamu mengenakan masker. Shutterstock

    Ilustrasi bertamu mengenakan masker. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Para ilmuwan dan profesional medis sedang bekerja untuk menemukan cara penyembuhan Covid-19 terbaik. Warga diminta berperan dalam menahan penyebaran virus, tidak hanya dengan #jagajarak sosial, tetapi juga berbagai tindakan pencegahan yang diperlukan.

    Namun, saat melakukannya ada kemungkinan dengan cara yang salah. Oleh karena itu, untuk membantu Anda, berikut beberapa kesalahan umum yang dilakukan, sadar atau tidak, saat melindungi diri dari virus.

    Merasa aman di rumah
    Banyak orang beranggapan jika di rumah saja mereka aman dari virus corona. Meskipun tinggal di rumah adalah cara menghindari virus, tidak ada jaminan Anda aman dan terlindungi dengan baik, terutama jika tinggal bersama orang yang terinfeksi. Mengingat penyakit ini menyebar dengan mudah di antara orang-orang yang berada di dalam ruangan, berhubungan dekat, dan di ruang yang berventilasi buruk, tidak ada anggapan Anda aman dari virus.

    Kumpul-kumpul di rumah
    Banyak orang secara sosial mengisolasi diri di rumah, yang merupakan hal yang baik. Meski memilih untuk tidak keluar, mereka tidak ragu-ragu untuk mengadakan pertemuan di rumah, yang hanya meningkatkan risiko tertular virus, meskipun tidak mungkin dapat memantau di mana teman dan orang yang Anda cintai sebelum mereka berhubungan dengan Anda.

    Mulai bepergian ke mal atau restoran sepi
    Karena jenuh, Anda mulai keluar rumah dan pergi ke mal atau restoran sepi yang dianggap lebih aman. Virus corona adalah penyakit yang pasti akan tetap ada di antara kita untuk sementara waktu. Oleh karena itu, jika restoran lokal atau bioskop terdekat buka, itu karena ekonomi dan bukan karena aman.

    Lakukan tes setelah bersentuhan dengan orang yang terinfeksi
    Tentunya Anda perlu menjalani tes setelah melakukan kontak dengan orang yang terinfeksi. Tetapi, hal pertama yang harus dilakukan adalah mengkarantina diri sendiri dan mengamankan orang-orang di sekitar. Namun, beberapa orang percaya untuk menjalani tes segera setelah melakukan kontak dengan orang yang terinfeksi, yang sama sekali tidak perlu. Jika melakukannya, hasil tes Anda hampir pasti negatif. Ini mungkin memberi kesan Anda aman, tetapi pada akhirnya mungkin membahayakan nyawa orang lain.

    Percaya keluarga dan teman aman
    Beberapa orang percaya meskipun berhati-hati dan mengambil tindakan ekstra untuk mencegah penularan Covid-19 atau penyebaran virus, orang yang mereka cintai juga melakukan hal yang sama, yang mungkin benar, tetapi tidak ada jaminan. Dengan asumsi demikian, mereka terkadang melakukan kontak dengan orang yang terinfeksi, yang pada gilirannya menjadi sangat berbahaya. Oleh karena itu, meskipun harus terus melindungi diri dan orang lain agar tidak tertular virus, Anda juga harus waspada terhadap orang yang mungkin tidak melakukan hal yang sama.

    *Artikel ini merupakan kerja sama Tempo.co dengan #SatgasCovid-19 demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Tegakkan protokol kesehatan, ingat selalu #pesanibu dengan #pakaimasker, #jagajarakhindarikerumunan, dan #cucitanganpakaisabun.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada Menteri KKP Edhy Prabowo Di Balik Lobster

    Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dilaporkan ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi pada Rabu dini hari, 25 November 2020.