Kenali Beda Pneumonia dan Covid-19

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pneumonia. shutterstock.com

    Ilustrasi pneumonia. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Bedakan pneumonia akibat COVID-19 dan biasa. Pengajar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Telly Kamelia mengatakan ada perbedaan antara pneumonia biasa dengan peradangan paru-paru karena COVID-19.

    "Tidak semua pneumonia adalah COVID-19. Pneumonia adalah peradangan paru yang disebabkan oleh bakteri, virus, dan jamur. Sedangkan pneumonia pada COVID-19 disebabkan oleh virus SARS-CoV-2," kata Telly.

    Perbedaan pneumonia umum dengan COVID-19 secara cepat akan membuat keputusan penanganan peradangan paru-paru oleh tenaga medis akan lebih tepat dan cepat. Telly mengatakan prinsip pengobatan pneumonia adalah berdasarkan penyebab.

    Pneumonia pada COVID-19 diterapi dengan antivirus sebagai pengobatan kausal ditambah pengobatan tambahan lain, seperti klorokuin yang mudah ditemukan di Indonesia.

    “Tetapi tetap yang terpenting adalah bagaimana mencegah agar tidak terkena pneumonia arena pada dasarnya mencegah lebih baik dari mengobati," jelasnya.

    Sebelumnya, dokter spesialis paru dan pernapasan RS Pondok Indah-Bintaro Jaya, Feni Fitriani, mengatakan dari sisi gejala, pneumonia COVID-19 sama seperti radang paru-paru biasa dengan ada demam, infeksi saluran pernapasan dengan gejala batuk kering, pilek, sesak napas, dan lesu. Selain itu, napas penderita bisa tampak sangat cepat dari biasanya. Peradangan paru-paru COVID-19 bisa berlangsung selama 14 hari atau kurang.

    *Ini adalah artikel kerja sama Tempo.co dengan #SatgasCovid-19 demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Tegakkan protokol kesehatan, ingat selalu #pesanibu dengan #pakaimasker, #jagajarakhindarikerumunan, dan #cucitanganpakaisabun.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.