Tak Hanya Tangan, Ponsel pun Perlu Rutin Dibersihkan agar Bebas Virus Corona

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pria mendemonstrasikan penggunaan tise toilet yang digunakan untuk membersihkan layar ponsel, di Bandara Internasional Narita di Jepang, 28 Desember 2016. Bandara internasional tersebut menyediakan tisu khusus ponsel karena berdasarkan riset, ponsel memiliki lebih banyak kuman daripada tempat duduk toilet.  REUTERS/Toru Hanai

    Seorang pria mendemonstrasikan penggunaan tise toilet yang digunakan untuk membersihkan layar ponsel, di Bandara Internasional Narita di Jepang, 28 Desember 2016. Bandara internasional tersebut menyediakan tisu khusus ponsel karena berdasarkan riset, ponsel memiliki lebih banyak kuman daripada tempat duduk toilet. REUTERS/Toru Hanai

    TEMPO.CO, Jakarta - Pandemi Covid-19 mengajari kita kebiasaan baik, seperti #cucitangan, menutupi hidung dan mulut, #jagajarak, dan rutin membersihkan permukaan yang biasa disentuh untuk menghindari risiko infeksi. Anda mungkin termasuk orang yang rajin membersihkan rumah, tapi apakah juga membersihkan ponsel?

    Rata-rata orang memeriksa ponsel 96 kali sehari. Namun, ponsel bukanlah satu-satunya benda yang dipegang atau disentuh. Ada juga tas belanjaan, gagang pintu, dan permukaan lain, yang mungkin mengandung ribuan kuman, virus, dan bakteri, termasuk virus corona.

    Setiap kali menyentuh ponsel dengan tangan kotor, kuman berpindah ke layar. Bahkan, saat memegang telepon dekat dengan telinga dan mulut ketika berbicara, berbagai jenis patogen ditransfer ke telepon, yang dapat dengan mudah membuat sakit.

    Tidak salah untuk mengatakan ponsel adalah salah satu barang terkotor yang ditemui setiap hari. Sesuai studi 2017 yang dilakukan oleh para peneliti di Universitas Arizona, ponsel membawa bakteri 10 kali lebih banyak daripada kebanyakan dudukan toilet karena kebanyakan orang sulit membersihkan ponsel sehingga kuman dan bakteri terus menumpuk.

    Ponsel mengandung kuman seperti E. coli, influenza, dan Methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA). Jadi, untuk mencegah risiko infeksi, penting untuk membersihkan permukaan ponsel secara rutin.

    Cara mendisinfeksi ponsel
    Untuk membersihkan sebagian besar permukaan, sabun dan air sejauh ini dianggap sebagai cara terbaik dan efektif. Karena tidak dapat menggunakan air di ponsel, lebih baik menggunakan tisu alkohol.

    Tisu basah jenis ini dapat dengan mudah membunuh sebagian besar kuman dan bakteri yang ada di permukaan ponsel, tetapi memiliki beberapa kekurangan. Jika permukaan ponsel berlumuran minyak, maka permukaannya mungkin sulit dibersihkan dengan benar karena tisu sulit menembus mikroba dan menghilangkannya dari permukaan yang terkena minyak.

    Untuk memastikan ponsel dibersihkan dengan baik, pertama lepaskan sarung dan bersihkan ponsel dan sarung dengan kain katun. Kemudian, ambil kain, tuangkan alkohol pada kain dan seka serta bersihkan ponsel dengan benar.

    Penting untuk membersihkan ponsel beberapa kali sehari. Jika mencuci tangan dengan baik maka Anda mungkin harus melakukannya hanya dua atau tiga kali sehari. Jika pernah berada di sekitar seseorang yang batuk atau bersin, sebaiknya bersihkan ponsel.

    *Artikel ini adalah kerja sama Tempo.co dengan #SatgasCovid-19 demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Tegakkan protokol kesehatan, ingat selalu #pesanibu dengan #pakaimasker, #jagajarakhindarikerumunan, dan #cucitanganpakaisabun.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada Menteri KKP Edhy Prabowo Di Balik Lobster

    Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dilaporkan ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi pada Rabu dini hari, 25 November 2020.