Jadi Pilihan Semasa Pandemi Covid-19, Simak Manfaat Bersepeda

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi olahraga berpasangan (Pexels.com)

    ilustrasi olahraga berpasangan (Pexels.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Bersepeda dilakukan banyak orang selama pandemi Covid-19 dan salah satu olahraga yang cocok dilakukan karena bisa #jagajarak dengan orang lain. Apalagi, ketahanan tubuh sangat penting untuk dijaga agar terhindar dari Covid-19.

    Sebelum pandemi, orang-orang biasa berolahraga pergi ke pusat kebugaran maupun di luar ruangan dengan sekedar jogging. Bersepeda bisa menjadi alternatif karena dinilai lebih aman dan mudah dilakukan.

    Banyak alasan kenapa bersepeda bisa melindungi dari Covid-19. Berikut lima alasan untuk bersepeda selama pandemi, dikutip dari Bikebiz.

    Menguatkan sistem kekebalan tubuh
    Bersepeda memiliki dampak baik bagi kesehatan tubuh. Selama bersepeda, saluran udara tubuh berventilasi baik sehingga dapat mengalirkan darah secara maksimal.

    "Pernapasan yang lebih dalam membantu membersihkan paru-paru dengan lebih baik. Itu optimal untuk melindungi dari Covid-19," ungkap virolog Michael Barczok.

    Dengan bersepeda di ruangan terbuka, Anda akan terpapar sinar matahari sehingga menambah asupan vitamin D ke dalam tubuh. Bersepeda juga akan membantu meningkatkan suasana hati dan efektivitas tidur. Selain itu, bersepeda juga bisa menurunkan tekanan darah dan baik untuk penderita diabetes.

    Olahraga rutin
    Banyaknya pusat kebugaran dan taman yang ditutup selama pembatasan soal berskala besar (PSBB) membuat banyak orang sulit berolahraga. Aktivitas gowes bisa menjadi solusi atas permasalahan tersebut.

    "Lakukan latihan yang cukup intens selama 150 menit selama seminggu, seperti berjalan kaki dan bersepeda. Lakukan ini secara rutin," ungkap Barczok, yang bekerja di Intitut Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Belanda (RIVM).

    Alternatif transportasi
    Sepeda juga merupakan alternatif jika tidak bisa menggunakan transportasi umum. Bersepeda tidak hanya menjaga jarak dari orang lain tapi mengurangi risiko dari kontaminasi termasuk menyentuh permukaan ketika di angkutan umum.

    Otomatis jaga jarak
    Menurut peneliti obat asal Jerman, Gerd Antes, bersepeda merupakan bentuk perlindungan sempurna. Anda dengan cepat menjaga jarak dari orang lain jika naik sepeda. Potensi untuk menghirup tetesan mikro yang menularkan virus corona saat bersepeda hampir nol.

    Lebih bahagia
    Tingkat stres manusia berpotensi meningkat akibat ketidakpastian ekonomi selama pandemi Covid-19. Tak heran, relaksasi tubuh menjadi hal yang sangat penting. Bersepeda akan membiarkan tubuh dan pikiran rileks. Hormon bahagia akan dilepaskan sehingga tubuh terhindar dari stres.

    *Ini merupakan konten kerja sama Tempo.co dengan #SatgasCovid-19 demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Tegakkan protokol kesehatan, ingat selalu #pesanibu dengan #pakaimasker, #jagajarakhindarikerumunan, dan #cucitanganpakaisabun.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Jaga Jarak yang Tepat Saat Covid-19

    Menjaga jarak adalah salah satu aturan utama dalam protokol Covid-19. Berikut tips untuk menjaga jarak secara efektif.