5 Manfaat Kayu Manis untuk Kesehatan, Bantu Menurunkan Berat Badan

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kayumanis. shutterstock.com

    Ilustrasi kayumanis. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kayu manis merupakan salah satu jenis rempah yang keharumannya bisa untuk apa saja. Sebagai bahan parfum, pengharum dan penyedap makanan terutama roti dan penganan manis, diseduh sebagai minuman, sampai untuk obat.

    Laman Sehatq menyatakan kayu manis mengandung berbagai zat yang baik untuk tubuh. Hanya saja, jangan berlebihan dalam mengkonsumsinya. Hindari penggunaan kayu manis jenis Cassia yang terlalu banyak karena kadar coumarin-nya tinggi. Coumarin atau sering juga disebut kumarin merupakan zat yang memicu aroma harum pada kayu manis keluar.

    Jika kadar coumarin pada kayu manis terlalu tinggi, maka berbahaya untuk liver. Masyarakat disarankan menggunakan kayu manis jenis Ceylon dengan kadar coumarin yang lebih rendah. Bagi yang memiliki penyakit liver, sebaiknya konsultasi ke dokter sebelum mengkonsumsi kayu manis.

    Selain peringatan tadi, berikut lima manfaat kayu manis untuk kesehatan:

    1. Membantu menurunkan berat badan
      Kayu manis dapat membantu menurunkan berat badan. Musababnya, kayu manis menurunkan efek dari makanan yang mengandung lemak tinggi serta menjaga kadar glukosa. Cukup taburkan satu sendok teh kayu manis dalam minuman guna meningkatkan rasa kenyang sebelum makan.

      Meski begitu, jangan mengkonsumsi kayu manis setiap kali makan makanan yang mengandung lemak dan glukosa tinggi. Kamu tetap harus menjaga gizi seimbang dan berolahraga untuk menurunkan berat badan.

    2. Menurunkan kadar gula darah
      Kayu manis membantu menurunkan kadar gula darah dengan menekan jumlah glukosa atau gula yang masuk ke dalam darah. Kayu manis juga dapat menurunkan kadar gula darah dengan menyerupai insulin untuk meningkatkan penyerapan glukosa oleh sel tubuh.

      Ilustrasi kayu manis. boldsky.com

    3. Meningkatkan sensitivitas insulin
      Kayu manis dapat menurunkan resistensi insulin atau kondisi saat hormon insulin yang mengatur metabolisme dan penyaluran gula dari darah ke sel tubuh tidak dapat bekerja dengan baik. Resistensi insulin menjadi pemicu penyakit diabetes. Sebab itu, kayu manis dapat mencegah diabetes dengan meningkatkan sensitivitas sel tubuh terhadap insulin.

    4. Kaya antioksidan
      Kayu manis mengandung polifenol atau senyawa antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas.

    5. Melindungi saraf
      Kayu manis dapat menghambat pembentukan protein tertentu pada otak yang memicu penyakit Alzheimer. Sebuah studi pada tikus yang mengalami penyakit Parkinson menunjukkan kayu manis mampu melindungi sel saraf dan berperan dalam stabilitas kadar senyawa kimia, hingga meningkatkan fungsi motorik. Hanya saja, kesimpulan awal ini masih perlu penelitian lebih lanjut.

    SEHATQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mencermati Rekam Jejak, Karier, dan Harta Komjen Listyo Sigit Prabowo

    Komjen Listyo Sigit Prabowo, calon tunggal Kapolri pilihan Jokowi, menjalani fit and proper test pada 19 Januari 2021. Ini catatan perihal Listyo.