Sebab Orang Tanpa Gejala Covid-19 Perlu Lebih Diwaspadai

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kerumunan. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Ilustrasi kerumunan. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah penelitian menunjukkan pasien Covid-19 tanpa gejala memiliki viral load lebih banyak daripada pasien dengan gejala. Dilansir dari Medical News Net, sebuah tim penelitian bertujuan untuk mengevaluasi viral load enam jenis sampel berbeda dari pasien berbagai usia guna menentukan hubungan antara perjalanan penyakit dan viral load dari virus corona baru.

    Studi yang diterbitkan dalam jurnal Infectious itu menyoroti peran penyebaran orang tanpa gejala dalam pandemi. Untuk sampai pada temuan, peneliti mengumpulkan sampel nasofaring, orofaringeal, rongga mulut, rektal, air liur, urin, dan darah dari pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit.

    Sebanyak 360 sampel dari 60 pasien diperoleh saat masuk. Dari jumlah tersebut, 25 persen merupakan pasien tanpa gejala sementara 75 persen pasien bergejala. Selanjutnya, para peneliti melakukan analisis sampel.

    Mereka menemukan beban vital pasien tanpa gejala lebih tinggi bila dibandingkan dengan yang bergejala. Lebih lanjut, viral load memiliki kecenderungan negatif dengan bertambahnya usia sementara penurunan viral load yang signifikan terlihat dengan meningkatnya keparahan penyakit.

    “Ini menunjukkan pasien tanpa gejala memiliki viral load yang lebih tinggi daripada pasien yang bergejala dan tidak seperti dalam beberapa penelitian atau literatur, penurunan viral load yang signifikan diamati dengan meningkatnya keparahan penyakit,” tulis pada peneliti.

    Tim mencatat faktor-faktor yang terkait dengan prognosis yang buruk, termasuk opasitas kaca tanah bilateral pada rontgen dada, jumlah limfosit yang rendah, dan usia yang lebih tua berkorelasi dengan viral load virus corona yang rendah.

    Mereka menyatakan Covid-19 adalah teka-teki rumit dengan potongan dalam banyak warna dan bentuk. Lebih lanjut, studi virologi dan imunologi sangat dbutuhkan untuk menggabungkan semua bagian dan melihat gambaran besarnya.

    Pasien tanpa gejala diketahui menyebarkan virus tanpa mereka tahu mereka terinfeksi. Hal ini mempersulit negara untuk mengontrol penyebaran virus. Dengan banyak orang yang tidak menunjukkan gejala infeksi, tetap berhati-hati di sekitar orang lain sangat penting untuk mencegah penyebaran virus.

    *Ini adalah artikel kerja sama Tempo.co dengan #SatgasCovid-19 demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Tegakkan protokol kesehatan, ingat selalu #pesanibu dengan #pakaimasker, #jagajarakhindarikerumunan, dan #cucitanganpakaisabun.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pam Swakarsa, dari Reformasi hingga Wacana Calon Kapolri Listyo Sigit Prabowo

    Dalam uji kelayakan dan kepatutan calon Kapolri, Listyo menyampaikan berbagai gagasan akan menghidupkan kembali pam swakarsa.