Manfaat Bayam Merah, Ketahui Apa Saja Kandungan Gizinya

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bayam merah (sehatq.com)

    Ilustrasi bayam merah (sehatq.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Jika ingin mencoba memasak bayam merah, jangan ragu-ragu melakukannya. Musababnya, bayam merah memiliki kandungan gizi yang tak kalah melimpah dari bayam hijau. Seperti namanya, bayam merah memiliki daun berwana merah atau keunguan.

    Bayam merah berasal dari keluarga Amaranthacea dengan genus Amaranthus. Sebagian orang menyebut bayam merah dengan nama bayam Cina. Mengutip laman Sehatq, bayam merah mengandung vitamin C sebanyak 60,33 persen, mangan (49,43 persen), zat besi (37,25 persen), kalsium (27,60 persen), dan vitamin A (26,14 persen).

    Semakin tua bayam merah, maka kandungan zat besinya kian banyak. Dengan tingginya nutrisi tersebut, mari kita simak apa saja manfaat bayam merah untuk kesehatan:

    • Mengatasi anemia
      Bayam merah yang kaya zat besi mampu meningkatkan produksi sel darah merah. Ditambah dengan vitamin C yang membantu memaksimalkan penyerapan zat besi di dalam tubuh.

      Jus bayam. justjuice.org

      ADVERTISEMENT

    • Mencegah osteoporosis
      Kandungan kalsium pada bayam merah menjadi komponen penting untuk mencegah berbagai penyakit yang menyerang tulang, salah satunya osteoporosis.

    • Menjaga daya tahan tubuh
      Kadar vitamin C yang dominan pada bayam merah mampu menjaga daya tahan tubuh, mengatasi infeksi, dan mempercepat proses penyembuhan.

    • Mengatasi rambut rontok
      Bayam merah mengandung lisin, asam amino yang membantu penyerapan kalsium. Lisin juga mampu mengatasi rambut rontok dan mencegah uban.

    Ilustrasi bayam. 

    Supaya dapat menikmati semua manfaat bayam merah ini, sebaiknya konsumsi dalam bentuk mentah. Olah menjadi salad, disantap seperti lalapan, atau dijus. Yang jelas, proses memasak bayam -baik bayam merah maupun bayam hijau, yang terlalu lama akan merusak bahkan menghilangkan nutrisinya.

    SEHATQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.