Mengenal Sarang Walet, Sarang Burung dari Air Liur yang Lengket

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sarang walet.dok. Wikipedia

    Sarang walet.dok. Wikipedia

    TEMPO.CO, Jakarta - Sarang burung walet kini menjadi bisnis budidaya yang menjanjikan. Banyak orang mencari sarang walet untuk kesehatan dan kecantikan. Sarang burung walet terbentuk tiga kali setahun. Sarang walet terbuat dari air liur atau saliva burung walet yang lengket.

    Mengutip laman Sehatq, sarang walet bisa diolah menjadi sup yang teksturnya seperti jeli hingga suplemen kesehatan. Lantas apa saja manfaat sarang burung walet untuk kesehatan dan kecantikan? Berikut ulasannya:

    1. Kaya antioksidan
      Sarang burung walet mengandung antioksidan yang mampu melawan paparan radikal bebas pemicu beragam penyakit.

    2. Mencegah resistensi insulin
      Mengkonsumsi sarang burung walet secara berkala dapat mencegah resistensi insulin. Resistensi insulin adalah gangguan hormon yang mengatur kadar gula darah. Inilah faktor risiko diabetes. Zat di dalam sarang walet akan mengirimkan sinyal ke otak untuk memproduksi insulin lebih banyak lagi.

    3. Menurunkan kadar kolesterol
      Nutrisi dalam sarang walet dapat menurunkan kolesterol yang memicu hiperkoagulasi atau pengentalan darah. Ada pula yang menganggap cara kerja sarang walet sama seperti obat penurun kolesterol dengan efek samping yang rendah.

    4. Kecantikan kulit
      Kandungan antioksidan yang tinggi pada sarang walet membantu proses regenerasi kulit. Sel kulit mati akan hilang, memudarkan flek, dan mencegah garis-garis halus pada wajah. Kulit jadi cerah dan tidak kusam.

    5. Mencegah peradangan
      Sarang burung walet dapat mencegah peradangan pada penderita diabetes, radang usus, dan rheumatoid arthritis.

    SEHATQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    OTT Bupati Kolaka Timur, Simak Fakta Penangkapan dan Profil Andi Merya

    Bupati Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Andi Merya Nur, ditangkap KPK dalam OTT. Ia diduga menerima suap yang berhubungan dengan dana hibah BNPB.