Hobi pun Bisa Jadi Bisnis Sampingan, Simak Kiatnya

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita menggambar. Unsplash.com/Stefan Stefancik

    Ilustrasi wanita menggambar. Unsplash.com/Stefan Stefancik

    TEMPO.CO, Jakarta - Hobi seharusnya menyenangkan dan kita sering menghabiskan banyak uang untuk itu. Peralihan dari hobi ke bisnis dapat dengan mudah menghilangkan aspek kesenangan yang dicari banyak orang.

    Namun, seperti yang diketahui setiap pengusaha, bisnis lebih dari sekadar melakukan jual beli. Sisi positif dari menjadi pengusaha yang ingin menjadikan hobi sebagai bisnis sampingan adalah sudah memiliki pengetahuan untuk membangun sumber pendapatan baru.

    Dengan sistem yang disiapkan siap beroperasi, menambahkan aliran pendapatan kedua seharusnya tidak menjadi proses yang menakutkan. Agar lebih yakin, berikut beberapa pertimbangan yang harus dipikirkan sebelum memutuskan untuk mengubah hobi menjadi bisnis sampingan yang menguntungkan, dilansir dari Entrepreneur.

    Ide bisnis yang sudah ada vs ide baru
    Haruskah menghabiskan waktu untuk mengembangkan ide bisnis baru atau bekerja untuk mengembangkan ide bisnis saat ini? Setiap orang memiliki hari-hari di mana ide bisnis apa pun tampak sepuluh kali lebih baik daripada yang saat ini digeluti, tetapi jawabannya sederhana, untuk berhasil harus bertahan. Setiap bisnis menghadapi tantangan sulit dan berpindah dari satu bisnis ke bisnis lain tidak akan menyelesaikan masalah. Apalagi jika Anda kekurangan waktu, memulai bisnis baru tidak akan menyelesaikan masalah.

    Layanan pelengkap
    Apakah hobi tersebut sejalan dengan bisnis saat ini? Meskipun jarang, beberapa kepentingan pribadi dapat melengkapi bisnis saat ini dan itu bisa menjadi cara yang bagus untuk memberikan nilai lebih kepada klien. Namun, penting untuk tetap berpegang pada ceruk dan tidak mengurangi penawaran dengan produk atau layanan yang tidak perlu. Memanfaatkan klien saat ini adalah cara yang bagus untuk mengembangkan bisnis, tetapi apa yang ditawarkan harus member nilai yang sama besarnya dengan produk inti.

    Hiburan atau bisnis
    Akankah mengubah hobi menjadi bisnis menghilangkan kesenangan? Jika hanya ingin mencari penghasilan tambahan, pertimbangkan untuk mendapatkan pekerjaan di industri yang sejalan dengan hobi yang digeluti dan bertanggung jawab secara pribadi atas semua hal yang biasa dinikmati dari hobi tersebut. Ini adalah tren, yang menurut survei yang dilakukan oleh OnePoll atas nama Fivver, generasi milenial tampaknya sangat mahir dalam menjelajah peluang.

    Menghasilkan uang
    Bisakah menghasilkan uang dari hobi? Jika tujuannya menghasilkan lebih banyak uang, pertimbangkan untuk menghabiskan lebih banyak waktu untuk bisnis saat ini daripada bisnis baru. Dengan layanan gratis, ketakutannya adalah lebih banyak penjualan kepada pelanggan saat ini akan membuat mereka menjauh sekaligus dapat memberikan nilai lebih. Tidak semua orang suka memadukan bisnis dan hobi, jadi ini sering kali tergantung pada preferensi pribadi. Kalau mau, ada banyak cara lain untuk memanfaatkan hobi dan meningkatkan usaha saat ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bersiap di Kala Bencana Melanda, Siapkan Tas Siaga

    Untuk memaksimalkan mitigasi bencana, setiap keluarga diharuskan memiliki tas siaga. Apa itu tas siaga? Berikut cara menyiapkannya.