3 Cara Gratis Menyegarkan Suasana Rumah

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi ruang keluarga. sunnysarasotahomes.com

    Ilustrasi ruang keluarga. sunnysarasotahomes.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Suasana rumah sudah tampak membosankan. Apalagi bila pusat aktivitas keluarga hanya di satu ruangan, mulai dari berkumpul, bekerja, bermain.

    Agar suasana terlihat lebih segar dan berbeda, kenapa tidak mencoba untuk memberi penyegaran? Berikut triknya menurut Foxnews.

    Singkirkan barang tak penting
    Langkah pertama yang perlu diambil adalah menyingkirkan barang-barang yang dianggap kurang diperlukan. Rumah akan tampak lebih luas dan terang karena hanya berisi barang-barang yang dipakai dan dibutuhkan. Caranya, bagi-bagi dulu barang ke dalam beberapa kategori dan pisahkan. Yang dinilai tak perlu, buang atau sumbangkan.

    Buat perubahan
    "Suasana sekitar selalu berubah, tapi dalam rumah kita tidak. Inilah yang menimbulkan perasaan stagnan dan membuat perasaan tak berdaya dan putus asa," kata pakar gaya hidup Patty Morrissey.

    Salah satu hal yang bisa dilakukan adalah mengubah fungsi ruangan. Misalnya bertukar kamar tidur anak dan orang tua, mengganti fungsi ruang kerja menjadi ruang bermain anak, dan sebagainya. Bisa juga mengganti warna cat tembok atau dekor ruangan.

    Ubah fungsi barang
    Perubahan juga bisa dilakukan pada fungsi barang. Barang lama bisa diubah menjadi sesuatu yang baru. Misalnya handuk yang masih bagus dengan gambar lucu, jadikan keset. Seprai bermotif manis, jadikan tirai.

    Tumpukan majalah juga bisa dimanfaatkan dengan mengambil gambar-gambar yang bagus, dibingkai, dan ditaruh di dinding dapur atau kamar mandi. Bisa juga dengan memindahkan bangku yang sudah bertahun-tahun di satu ruangan ke ruangan lain.

    Baca juga: Daripada Cuma Main Gawai, Lebih Baik Bersih-bersih Rumah dan Nikmati Manfaatnya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    OTT Bupati Kolaka Timur, Simak Fakta Penangkapan dan Profil Andi Merya

    Bupati Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Andi Merya Nur, ditangkap KPK dalam OTT. Ia diduga menerima suap yang berhubungan dengan dana hibah BNPB.