Olahraga Golf, Manfaatnya buat Fisik dan Mental

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi golf. AP/Darron Cummings

    Ilustrasi golf. AP/Darron Cummings

    TEMPO.CO, Jakarta - Bermain golf memiliki efek yang baik untuk kesehatan tubuh. Bermain di lapangan dengan ritme yang tenang membuat pegolf melupakan sejenak kepenatan. Stres soal pekerjaan akan hilang. Tubuh bisa menjadi lebih rileks, ditambah lagi paparan sinar matahari di lapangan, khususnya pada waktu tertentu, bisa menjaga kesehatan tulang.

    Menurut studi, seperti dilansir dari Healthline, tingkat kematian orang yang bermain golf lebih rendah. Dr Guy L. Mintz, Direktur Kesehatan & Lipidologi Kardiovaskular, Rumah Sakit Jantung Bass Sandra Atlas, Manhasset, New York, Amerika Serikat, mengatakan berjalan di lapangan golf setara dengan aerobik, bahkan memiliki manfaat yang lebih besar.

    Para peneliti menemukan orang tua yang bermain golf secara teratur, setidaknya sebulan sekali, memiliki risiko kematian yang rendah. Mereka menggunakan data dari Cardiovascular Health Study (CHS), sebuah studi observasional yang meneliti risiko penyakit kardiovaskular pada lansia berusia 65-72 tahun.

    Penelitian dilakukan pada 1989-1999. Peserta dalam studi ini secara teratur melakukan pemeriksaan fisik dan kunjungan klinis. Setelah 10 tahun, dilakukan evaluasi untuk setiap kejadian kardiovaskular, seperti serangan jantung atau stroke.

    ADVERTISEMENT

    Baca juga: Hobi Olahraga Golf, Ini Dampak yang Dirasakan Gunawan

    Penelitian ini melibatkan sekitar 5.900 orang, 384 di antaranya bermain golf. Ditemukan bahwa pada tindak lanjut, 8,1 persen dari yang bermain golf menderita stroke, dan 9,8 persen mengalami serangan jantung.

    Jumlah kejadian kardiovaskular untuk pegolf tidak berbeda secara signifikan dengan yang lain. Namun, ketika dibandingkan dengan statistik, peneliti mendapat temuan menarik. Di antara pegolf biasa, ada tingkat kematian yang secara signifikan lebih rendah 15,1 persen dibandingkan dengan orang yang tidak bermain golf sebanyak 24,6 persen.

    Dr. Adnan Qureshi, profesor neurologi dari Universitas Missouri di Columbia, Amerika Serikat, menambahkan ada data yang konsisten tentang manfaat olahraga teratur dengan intensitas sedang.

    "Kegiatan fisik tertentu mungkin terlalu berat pada sistem dan sendi kardiovaskular dan orang memiliki masalah dalam berpartisipasi secara teratur, seperti latihan beban," tuturnya.

    Lalu, berapakah biaya yang dibutuhkan untuk menekuni olahraga ini? Di Pondok Indah Golf Course Jakarta, misalnya, untuk akhir pekan saja pegolf harus mengeluarkan Rp 2,3 juta sekali putaran penuh atau 18 lubang. Itupun harga anggota.

    Jika bukan anggota, harga sewa lapangan golf sebesar Rp 2,6 juta. Wajar saja jika hobi ini terbilang mahal. Bayangkan saja jika harus bermain empat kali dalam sebulan. Belum lagi harga peralatan yang berkisar 3-20 juta rupiah, tergantung jenis dan material. Mahal? Memang, tapi lihat juga manfaatnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti Istilah Kebijakan Pemerintah Atasi Covid-19, dari PSBB sampai PPKM

    Simak sejumlah istilah kebijakan penanganan pandemi Covid-19, mulai dari PSBB hingga PPKM, yang diciptakan pemerintah sejak 20 April 2020.