Isi Kuesioner RAPUH Ini untuk Tahu Kerentaan Lansia Sebelum Vaksinasi Covid-19

Reporter

Editor

Rini Kustiani

Ilustrasi Vaksin Covid-19. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Jakarta - Vaksinasi Covid-19 kini dapat dilakukan bagi orang lanjut usia atau lansia. Hanya saja, lansia atau pendamping lansia perlu memperhatikan kondisi tubuh karena pada umumnya memiliki penyakit penyerta alias komorbid.

Pengurus Besar Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia atau PAPDI menyampaikan sejumlah kriteria layak tidaknya seseorang mendapatkan vaksinasi Covid-19, khususnya yang berusia lebih dari 59 tahun atau lansia dan komorbid. Berikut sejumlah syarat yang harus dipenuhi sebelum disuntik vaksin Covid-19.

  1. Untuk individu dengan komorbid, maka kriteria berikut merupakan keadaan yang belum layak mendapatkan vaksinasi Covid-19:
    a. Reaksi alergi berupa anafilaksis dan reaksi alergi berat akibat vaksinasi Covid-19 dosis pertama ataupun akibat dari komponen yang sama yang terkandung pada vaksin Covid-19
    b. Penyakit autoimun sistemik, seperti Systemic Lupus Erythematosus (SLE), Sjogren, Rheumatoid Arthritis, dan Vaskulitis. Khusus untuk tiroid autoimun, penyakit autoimun hematologi dan inflammotory bowel disease atau IBD bisa mendapatkan vaksinasi Covid-19 selama remisi dan terkontrol. Konsultasikan dengan dokter di bidang terkait
    c. Individu yang sedang mengalami infeksi akut. Jika infeksinya sudah teratasi maka bisa mendapatkan vaksinasi Covid-19. Pada infeksi tuberkulosis, pemulihan melalui obat anti-tuberkulosis atau OAT perlu minimal dua minggu sebelum layak vaksinasi Covid-19
    d. Kanker darah, kanker tumor padat, kelainan darah seperti talasemia, imunohematologi, hemofilia, gangguan koagulasi, maka kelayakan dari individu dengan kondisi ini ditentukan oleh dokter ahli di bidang terkait. Konsultasikan dulu sebelum vaksinasi Covid-19
    e. Individu yang menggunakan obat imunosupresan, sitostatika, dan radioterapi.
    f. Penyakit kronik, seperti Penyakit Paru Obstruktif Kronis atau PPOK dan asma, penyakit jantung, penyakit metabolik, hipertensi, dan gangguan ginjal, yang sedang dalam kondisi akut atau yang belum terkendali

  2. Kondisi yang berada di luar kriteria pada poin pertama, maka layak mendapatkan vaksinasi Covid-19

  3. Penyintas Covid-19 jika sudah sembuh minimal tiga bulan, maka layak mendapatkan vaksinasi Covid-19

  4. Bagi yang berusia lebih dari 59 tahun atau lansia, maka kelayakan vaksinasi Covid-19 ditentukan oleh kondisi frailty atau kerapuhan individu tersebut. Cara mengetahui kondisi kerapuhan bisa dengan mengisi kuesioner RAPUH.

Kuesioner RAPUH

Penapisan Sindrom Kerapuhan/Kerentaan/Frailty

  • R = Resistensi (Resistence)
    Dengan diri sendiri atau tanpa bantuan alat, apakah anda mengalami kesulitan untuk naik 10 anak tangga dan tanpa istirahat di antaranya?
    Skor 1 = Ya, Skor 0 = Tidak

  • A = Aktifitas (Fotigue)
    Seberapa sering dalam empat minggu ada merasa kelelahan?
    1: Sepanjang waktu
    2: Sebagian besar waktu
    3: Kadang-kadang
    4: Jarang
    Bila menjawab nomor 1 atau 2 skor = 1, jawaban nomor 3 atau 4 skor = 0

  • P = Penyakit lebih dari 4 (Illnesses)
    Partisipan ditanya, apakah dokter pernah mengatakan tentang penyakit Anda?
    Terdapat sebelas penyakit utama, yakni:
    1. Hipertensi
    2. Diabetes
    3. Kanker, selain kanker kulit kecil
    4 Penyakit paru kronis
    5. Serangan jantung
    6. Gagal jantung kongestif
    7. Nyeri dada
    8. Asma
    9. Nyeri sendi
    10. Stroke
    11. Penyakit ginjal

    Bila jawaban jumlah total penyakit yang tercatat 0 - 4 penyakit, maka skor = 0, jika tercatat 5 - 11 penyakit skornya = 1

  • Usaha berjalan (Ambulatory)
    Dengan diri sendiri dan tanpa bantuan, apakah Anda mengalami kesulitan berjalan kira-kira sejauh 100 sampai 200 meter?
    Skor Ya = 1 dan skor Tidak = 0

  • Hilangnya berat badan (Loss of Weight)
    a. Berapa berat badan saudara dengan mengenakan pakaian tanpa alas kaki saat ini?
    b. Satu tahun lalu, berapa berat badan Anda dengan mengenakan baju tanpa alas kaki?

    Metode penghitungan berat badan dalam persen
    Berat badan satu tahun lalu dikurangi berat badan sekarang dibagi berat badan satu tahun lalu dikali 100 persen.
    Bila hasilnya lebih dari 5 persen yang artinya berat badan turun 5 persen mendapatkan skor 1. Jika persentasenya kurang dari 5 persen mendapat skor 0

Intepretasi:
Jika total Skor 1 - 2 masuk kategori Pre-Frail atau pra-rapuh dan dapat dipertimbangkan untuk vaksinasi Covid-19 dengan pengawasan dokter. Apaila skor lebih dari 2 masuk kategori Frail atau rapuh/renta.

Baca juga:
Lansia Renta, Pikun, Malnutrisi Dinilai Belum Layak Vaksinasi Covid-19






8 Lokasi Vaksinasi Covid-19 Dosis 1-4 di DKI Jakarta Selama Desember 2022

9 jam lalu

8 Lokasi Vaksinasi Covid-19 Dosis 1-4 di DKI Jakarta Selama Desember 2022

Berikut daftar lokasi vaksinasi Covid-19 di DKI Jakarta. Melayani vaksin dosis pertama hingga dosis keempat, khsusu tenaga kesahatan.


Kemenkes Ungkap Tren Kematian Covid-19 Masih Naik, Vaksinasi Terus Digenjot

1 hari lalu

Kemenkes Ungkap Tren Kematian Covid-19 Masih Naik, Vaksinasi Terus Digenjot

Juru Bicara Kemenkes Muhammad Syahril mengungkapkan Indonesia masih berada di Level 1 transmisi Komunitas Covid-19.


Vaksin Booster Kedua Tersedia di Puskesmas, Jakarta Pusat Target 164.909 Lansia

3 hari lalu

Vaksin Booster Kedua Tersedia di Puskesmas, Jakarta Pusat Target 164.909 Lansia

Jakarta Pusat menargetkan sebanyak 164.909 warga lanjut usia (lansia) dapat ikut serta pemberian vaksinasi COVID-19 penguat atau vaksin booster kedua.


China Percepat Upaya Vaksinasi COVID-19 terhadap Lansia

5 hari lalu

China Percepat Upaya Vaksinasi COVID-19 terhadap Lansia

Tingkat vaksinasi yang rendah di China, terutama di antara populasi yang lebih tua, dianggap memperpanjang pendekatan keras nol-COVID-19


Korban Gempa Cianjur Meninggal Setelah 5 Hari Ngungsi ke Bogor

5 hari lalu

Korban Gempa Cianjur Meninggal Setelah 5 Hari Ngungsi ke Bogor

Jenazah korban gempa Cianjur yang meninggal di Bogor itu telah dibawa ke daerah asalnya di Cugenang dengan mobil siaga Desa Tugu Selatan, Puncak.


Shanghai Memperketat Pengamanan setelah Protes Antipembatasan Covid-19

6 hari lalu

Shanghai Memperketat Pengamanan setelah Protes Antipembatasan Covid-19

Tidak ada tanda-tanda protes baru antipembatasan Covid-19 pada hari Senin di Beijing atau Shanghai, China.


Kasus Covid-19 China Melonjak Lagi di Tengah Protes Antipembatasan

6 hari lalu

Kasus Covid-19 China Melonjak Lagi di Tengah Protes Antipembatasan

China mencatat rekor infeksi Covid-19 tertinggi lagi setelah protes akhir pekan di seluruh negeri atas pembatasan kegiatan masyarakat.


Aturan dan Imbauan Vaksin Booster Dosis Kedua

8 hari lalu

Aturan dan Imbauan Vaksin Booster Dosis Kedua

Vaksin booster jilid 2 ini difokuskan bagi tenaga kesehatan yang berjumlah 1,9 juta orang karena mereka kelompok pertama yang memiliki risiko tinggi.


Vaksin Booster Kedua untuk Lansia 60 Tahun ke Atas Sudah Tersedia di Puskesmas Jakarta Barat

9 hari lalu

Vaksin Booster Kedua untuk Lansia 60 Tahun ke Atas Sudah Tersedia di Puskesmas Jakarta Barat

Pemerintah Kota Jakarta Barat memastikan vaksin booster untuk lansia 60 tahun ke atas sudah tersedia di Pusat Kesehatan Masyarakat.


Kemenkes Izinkan Vaksin Booster Kedua untuk Lansia, Epidemiolog Ungkap Efektivitasnya

9 hari lalu

Kemenkes Izinkan Vaksin Booster Kedua untuk Lansia, Epidemiolog Ungkap Efektivitasnya

Kementerian Kesehatan berikan lampu hijau vaksin booster kedua Covid-19 untuk lansia berusia 60 tahun ke atas.