Kiat agar Tak Keluar Air Mata kala Mengiris Bawang

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bawang merah. shutterstock.com

    Ilustrasi bawang merah. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktivitas mengupas dan mengiris bawang sering membuat orang mengeluarkan air mata sehingga banyak yang malas melakukannya. Tetapi, ternyata ada beberapa cara agar kegiatan ini tidak membuat menangis.

    Berikut tips aman buat mata saat mengupas atau memotong bawang, dikutip dari Express.

    Dinginkan bawang
    Salah satu cara adalah dengan mendinginkan bawang sebelum digunakan selama sekitar 30 menit di lemari es atau 10-15 menit di dalam pembeku. Bahan kimia yang mengiritasi dan menyebabkan air mata lebih mudah menyebar melalui udara hangat. Mendinginkan bawang sebelum dipotong dapat membantu mencegah senyawa ini masuk ke mata. Hindari meninggalkan bawang di lemari es sepanjang waktu karena akan membuatnya melunak dan meningkatkan proses pembusukan.

    Ventilasi
    Membuka jendela di dekat tempat memotong bawang akan membantu menghilangkan uap berbahaya. Anda juga dapat menggunakan kipas angin atau kipas dapur jika udara terlalu panas. Pastikan untuk mengibaskan uap dari wajah, bukan ke arahnya.

    ADVERTISEMENT

    Baca juga: Manfaat Bawang Putih Goreng, Ada Cara Mengolah yang Lebih Sehat

    Pisau tajam
    Menggunakan pisau tajam dapat memotong dengan mulus. Menghindari penghancuran membantu mencegah lebih sedikit asam yang dilepaskan. Anda juga harus mencoba memulai dengan memotong dan membuang sedikit ujung akar, yang memiliki banyak akar kecil berserabut. Metode ini akan memungkinkan sebagian besar senyawa belerang berbahaya pada akar keluar. Selanjutnya, Anda bisa membuang ujung runcing bawang, mengupas kulit, dan mengirisnya dengan hanya sedikit air mata.

    Rendam dalam air
    Anda juga bisa menghindari air mata jika memotong ujung bawang dan meletakkannya langsung ke dalam semangkuk air. Air akan mengeluarkan asam sehingga tidak menyebabkan keluar air mata saat bawang dipotong. Namun, dengan metode ini, rasa bawang secara umum tak sekuat aslinya.

    Kacamata
    Beberapa orang memiliki kelenjar lakrimal yang secara alami lebih sensitif daripada yang lain. Untuk yang secara alami lebih rentan terhadap uap bawang, metode ini mungkin terbukti tidak efektif. Jika mengalami hal ini, Anda dapat mencoba memakai kacamata untuk mencegah uap mencapai mata.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.