Kiat Atasi Perilaku Impulsif Pasangan yang Sering Mengganggu

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi suami marah/pasangan bertengkar. Shutterstock

    Ilustrasi suami marah/pasangan bertengkar. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemilik sifat impulsif sering kali dianggap labil oleh orang-orang sekitar. Bagaimana bila pasangan yang memiliki sifat tersebut? Pasti menjengkelkan.

    Perilaku impulsif adalah kondisi saat seseorang mendapatkan dorongan untuk melakukan sebuah tindakan tanpa memikirkan konsekuensinya terlebih dulu. Impulsif itu sendiri memiliki arti cepat bertindak secara tiba-tiba menurut dorongan hati sehingga perilaku yang tiba-tiba berubah, di luar rencana, atau sikap yang tidak didukung alasan yang kuat.

    Pada umumnya, bila sikap ini tergolong tak rasional, maka disimpulkan individu tersebut termasuk pribadi impulsif. Ciri pribadi impulsif adalah kalau bicara atau berbuat seringkali tidak disertai alasan-alasan atau penalaran-penalaran.

    Cara mengatasi sikap impulsif bisa dengan latihan kontrol diri, relaksasi progresif untuk mengatasi masalah emosi yang berubah-ubah, dan Cognitive Behaviour Therapy (CBT) atau terapi kognitif dan perilaku. Berikut beberapa tips mengatasi sifat impulsif, pada diri sendiri atau pasangan, dilansir dari Psychology Today.

    Sadar impulsif adalah masalahnya
    Akuilah jika memiliki sifat impulsif. Dengan pengakuan ini, akan lebih mudah untuk menyadari kesalahan dan memperbaikinya. Meskipun Anda mungkin memiliki hal-hal tertentu yang paling memicu impulsif, pada umumnya tipe perilaku ini menyebar ke area lain dalam hidup.

    Bangun kemauan, berlatih menahan diri
    Berlatihlah menahan diri dari dorongan ataupun ajakan tanpa memikirkan konsekuensi ke depan. Berpikir sebelum melakukan sesuatu. Ambil napas dalam-dalam dan katakan tidak pada hal yang tidak sesuai dengan hati.

    Atasi masalah yang mendasari
    Jika sadar itu membuat hidup dan hubungan lebih sulit daripada seharusnya, mungkin sudah saatnya untuk melihat dengan seksama dan mulai keluar dari diri sendiri. Jika memang menderita ADHD yang tidak diobati, depresi, atau amarah, dapatkan bantuan dengan pengobatan, konseling, dan lain-lain. Jika berada dalam hubungan yang tidak seimbang, berusahalah mengubah pola-pola itu dan lakukan terapi.

    Cari dukungan
    Kurang impulsif adalah tentang mengembalikan otak, membuat perubahan perilaku, keterampilan belajar. Terus memarahi diri sendiri karena mengacau bukan jawaban, juga tidak ada orang lain yang terus-menerus melihat ke belakang dan memperlakukan Anda seperti anak kecil. Alih-alih, dapatkan dukungan, pelatihan, dan temukan orang yang dapat membantu mengerem diri sendiri.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Forbes: Ada Perempuan Indonesia yang Lebih Berpengaruh Daripada Sri Mulyani

    Berikut sosok sejumlah wanita Indonesia dalam daftar "The World's 100 Most Powerful Women 2020" versi Forbes. Salah satu perempuan itu Sri Mulyani.