Tentukan Jadwal Creambath untuk Mengatasi Masalah Rambut

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi creambath. thevolosy.ru

    Ilustrasi creambath. thevolosy.ru

    TEMPO.CO, Jakarta - Creambath merupakan perawatan rambut menggunakan krim yang cukup populer. Krim rambut yang digunakan mengandung nutrisi yang baik untuk kesahatan kulit kepala dan rambut. Creambath baik dilakukan secara rutin dan terstruktur, agar menjaga kesehatan rambut dan kulit kepala.

    Candra Suyatno, Technical Management Matrix Indonesia mengatakan creambath dapat dilakukan seminggu sekali bagi orang yang memiliki masalah rambut berminyak dan ketombe. Sedangkan untuk perawatan biasa bisa dilakukan dalam rentang waktu dua minggu sekali.

    Menurut Candra perawatan rambut tidak hanya dilakukan saat creambath di salon saja, namun harus rutin dilakukan di rumah menggunakan krim atau shampo yang sesuai dengan kebutuhan kulit kepala. Hal tersebut membantu perawatan yang maksimal bagi rambut.

    Baca: 4 Manfaat Creambath Selain Mengatasi Masalah Rambut

    Beda kulit kepala dan rambut beda pula cara menanganinya. Terutama bagi rambut yang diwarnai agar tidak kering dan tetap bernutrisi perlu dilakukan creambath setiap minggu dengan pola yang berbeda yakni fokus pada kulit kepala dan batang rambut. Hal tersebut dilakukan dengan cara bergantian setiap minggunya.

    Merawat rambut sangat penting untuk menunjang penampilan seseorang, sehingga perlu treatmen khusus yang dilakukan secara sistematis untuk menjaga rambut tetap sehat. Maka perlu memperhatikan waktu yang tepat untuk melakukan creambath agar tak terjadi kerusakan pada rambut dan kulit kepala.

    Terlalu sering melakukan creambath pun akan menimbulkan dampak yang buruk bagi kesehatan rambut seperti kulit kepala yang mudah iritasi akibat uap panas dan hair streamer serta pijatan yang terlalu keras pada rambut.

    Selain creambath, keramas setiap hari akan membuat rambut kehilangan kelembapannya dan rambut terlihat kering.

    GERIN RIO PRANATA 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.