Anak Belajar di Rumah Jadi Sering Ngemil, Tips Pilih Kudapan yang Baik

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak makan buah. Shutterstock

    Ilustrasi anak makan buah. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Selama pandemi Covid-19 banyak aktivitas berlangsung di rumah. Bagi anak-anak, mereka belajar dan bermain di rumah. Ketika rasa bosan menghampiri, salah satu kegiatan yang dilakukan anak adalah makan. Sebab itu, orang tua tak lupa menyediakan camilan di rumah.

    Dokter Spesialis Anak di Rumah Sakit Brawijaya Antasari, Attila Dewanti mengatakan banyaknya aktivitas di rumah menjadi momentum bagi orang tua untuk menumbuhkan kebiasaan baru, yakni memilih camilan yang lebih baik. "Yang paling penting orang tua harus memberikan teladan yang baik karena anak akan meniru gaya hidup atau pola ngemil orang tuanya," kata Atilla dalam keterangan tertulis dari Paddle Pop, Senin 22 Februari 2021.

    Berikut tips menumbuhkan kebiasaan ngemil yang baik pada anak.

      1. Libatkan anak saat memilih camilan
        Supaya anak kian paham tentang berbagai jenis camilan, libatkan mereka dalam proses pemilihannya. Orang tua dan pendamping anak dapat membuat jadwal mingguan dan berdiskusi dengan anak tentang kudapan apa yang mereka inginkan dan sampaikan apakah camilan tersebut baik atau tidak, berapa banyak yang boleh mereka konsumsi dalama sehari. "Selalu memberikan alasan yang dapat dimengerti anak saat melarang atau menyuruh anak makan camilan tertentu," kata Attila Dewanti.

      2. Sesuaikan dengan selera anak
        Memberikan camilan yang baik buat anak tak selalu bertentangan dengan seleranya. Jangan memaksa anak mengkonsumsi makanan yang kurang mereka sukai. Attila mengingatkan, prinsip pola konsumsi adalah menjaga keseimbangan antara kebutuhan dengan asupan nutrisi.
    1. Catat camilan favorit anak dan bandingkan kandungannya
      Orang tua sebaiknya mencatat dan menghitung apa saja camilan anak selama ini. Berapa banyak kandungan gula dan kalorinya. Sebaiknya tidak melebihi kebutuhan nutrisi harian. Coba evaluasi kebiasaan ngemil dengan membuat tabel sederhana yang ditempel tempat strategis. Dengan tabel ini, anak dapat mengetahui, memahami, membandingkan, dan memilih camilan yang baik.

    2. Ada sesi edukasi dengan permainan
      Buat permainan seru bersama anak yang isinya memperkaya pengetahuan mereka tentang makanan berat maupun camilan. Misalkan saat bermain ular tangga, jika mendapatkan bonus maka dia boleh mengambil camilan yang disukai. Namun jika turun, maka anak harus menyampaikan apa yang dia ketahui tentang camilan tertentu.

    3. Berikan teladan
      Orang tua adalah tokoh penting yang ditiru oleh anak. Bahkan hingga anak beranjak dewasa, sosok orang tua adalah pedoman dalam berpikir, bersikap, dan bertingkah laku. Jadi, semakin dekat dengan anak, maka kian tinggi tingkat pengaruh orang tua terhadap kehidupannya. Jika ingin anak mengkonumsi camilan yang baik, maka orang tua juga harus memulai hal yang sama.

    Baca juga:
    Macam Camilan Sehat yang Sudah Waktunya Dibiasakan di Rumah


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Forbes: Ada Perempuan Indonesia yang Lebih Berpengaruh Daripada Sri Mulyani

    Berikut sosok sejumlah wanita Indonesia dalam daftar "The World's 100 Most Powerful Women 2020" versi Forbes. Salah satu perempuan itu Sri Mulyani.