3 Cara Menghindari Sakit Perut, Biar Tak Kembung dan Diare

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi sakit perut (pixabay.com)

    ilustrasi sakit perut (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Banyak faktor yang dapat menyebabkan terjadinya sakit perut. Seperti diare, gangguan pencernaan, makanan yang tidak higienis, dispepsia atau maag, serta pola makan yang tidak teratur. Hal tersebut banyak dijumpai setiap orang yang mengalami sakit perut.

    Sakit perut bukanlah masalah sepele dalam kesehatan. Apabila tidak ditangani secara serius, sakit perut akan berakibat fatal bagi penderitanya. Namun, sakit perut dapat dicegah dengan makanan-makanan yang bersih dan bergizi. Tidak hanya itu, pola makan dan jenis makanan sehat juga mempengaruhi faktor kesehatan perut.

    Sebelum sakit perut mendatangi Anda, sebaiknya lakukan langkah ini:

    1. Menjaga Pola Makan.

    Dalam mengatasi maslah sakit perut menjaga pola makan adalah hal yang paling utama, sebab ketika pola makan tidak teratur akan menyebabkan salah satu penyakit perut yang sering kita jumpai yakni dispepsia.

    Menjaga pola makan mengingatkan betapa pentingnya menentukan timing untuk makan baik pagi, siang, dan malam. Yang penting dari pola makan ialah seberapa sering memasukkan makanan kedalam perut bukan berapa banyak porsi makanan yang dimakan.

    2. Menjaga Kebersihan Makanan.

    Kebersihan makanan merupakan hal penting untuk mengatasi sakit perut. Sebab makanan yang kotor akan sangat mudah menyerang seseorang kedalam penyakit apapun. Makanan yang tidak bersih dan terkontaminasi dengan bakteri apabila dikonsumsi akan berdampak pada perut dan pencernaan.

    3. Makanan Bergizi.

    Mengonsumsi makanan bergizi juga mampu mengatasi maslah sakit perut, seperti jahe. Menurut Dr. Dalton-smith jahe yang memiliki kandungan antioksidan dan anti-inflamasi dapat mengurangi asam lambung yang membuat menggangu pencernaan dan mual.

    Selain jahe, pisang dan yogurt juga mampu mengatasi permasalahan sakit perut. Pisang yang mengandung magnesium dan potasium mampu merilekskan kejang otot dan keram pada perut. Sedangkan yogurt yang mengandung nutrisi seperti kultur aktif dan probiotik, membantu menghilangkan bakteri usus jahat yang sering menyebabkan kembung, pencernaan yang buruk, serta sakit perut.

    Namun, untuk mengonsumsi yogurt perlu memerhatikan kandungannya, jika salah pilih malah bisa memicu sakit perut. Sebab yogurt yang memiliki rasa mengandung zat aditif dan pemanis, jika pencernaan Anda sensitif sebaiknya pilihlah yogurt yang tawar.

    GERIN RIO PRANATA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Forbes: Ada Perempuan Indonesia yang Lebih Berpengaruh Daripada Sri Mulyani

    Berikut sosok sejumlah wanita Indonesia dalam daftar "The World's 100 Most Powerful Women 2020" versi Forbes. Salah satu perempuan itu Sri Mulyani.