Konsumsi Jahe dalam Batas Aman Bisa Mangatasi Sakit Perut

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi jamu wedang jahe. TEMPO/Subekti.

    Ilustrasi jamu wedang jahe. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Jahe merupakan rempah-rempah yang banyak digunakan sebagai bahan baku untuk makanan dan minuman. Rasa pedas yang dominan pada jahe mampu menghangatkan tubuh dan tak heran terdapat olahan daerah seperti bandrek.

    Jahe yang termasuk kedalam jenis tanaman rimpang memiliki beberapa jenis seperti, jahe merah, jahe putih kecil, jahe gajah, hingga jahe besar. Jahe yang beragam jenisnya ini ternyata mampu mengatasi berbagai permasalahan perut, seperti asam lambung, mual, hingga pencernaan.

    Menurut dr. Saundra Dalton-Smith, dokter penyakit dalam, menyebut jahe yang memiliki kandungan antioksidan dan anti-infalmasi mampu mengurangi masalah asam lambung yang menyebabkan gangguan pencernaan dan mual. “Panas akan memberikan manfaat tambahan dengan merilekskan perut yang menyakitkan,” katanya.

    Baca: Selain teh Jahe 4 Minuman Jahe ini Bermanfaat Lawan Peradangan

    Untuk mengurangi rasa sakit ketika maag jahe menjadi alternative yang tepat sebab mengandung unsur phenolic yang mampu meredakan kontraksi pada perut. Selain itu jahe mampu mencegah terjadinya kontraksi pada perut dan membantu pencernaan

    Fitokimia yang terkandung pada jahe mampu melancarnakan pencernaan dan meredakan sakit perut. Sifat pada jahe tersebut yang mampu mendetoksifikasi racun secara alami pada tubuh dan juga merangsang proses pembersihan di pencernaan.

    Selain antioksidan dan anti-infalmasi jahe juga mengandung nutrisi seperti protein, vitamin C, zat besi, dan fosfor. Nutrisi inilah yang mampu membuat jahe sebagai obat alami untuk menghilangkan mabuk dalam perjalanan di udara dan laut. Jahe juga memiliki manfaat yang baik bagi ibu hamil ketika menghadapi morning sickness.

    Kini sudah tak perlu risau untuk mencari jahe, sebab sudah banyak olahan herbal ynag mengandung jahe didalmnya seperti permen, teh, dan kopi jahe.

    Jahe yang memiliki banyak kandungan nutrisi di dalamnya, ternyata tidak baik apabila dikonsumsi melebihi batas aman. Bagi penderita asam lambung jika mengkonsumsi jahe secara berlebihan dapat membuat luka dalam pada lambung. Hal ini dikarenakan jahe yang memiliki kandungan yang pedas dan panas.

    GERIN RIO PRANANTA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.