Benarkah Bos Kurang Perhatian pada Karyawan yang Bekerja di Rumah?

Reporter

Ilustrasi perempuan bekerja dari rumah. (Pixabay/Free-Photos)

TEMPO.CO, Jakarta - Banyak negara dan perusahaan yang menerapkan sistem bekerja dari rumah (WFH) selama pandemi Covid-19. Namun demikian, fenomena kelelahan akibat WFH merupakan hal yang nyata terjadi pada banyak orang.

Penelitian baru menunjukkan karyawan menganggap dukungan dari manajer atau atasan mulai goyah. Dilansir dari Metro UK, penelitian dari The Hub Event yang melibatkan sekitar 1.115 orang di Inggris menemukan sekitar 53 persen karyawan mengatakan atasan menjadi kurang berempati selama masa penguncian dan bekerja dari rumah.

Hasil survei juga menunjukkan sebanyak 63 persen karyawan merasa dikecewakan oleh bos yang mengharapkan tingkat produktivitas yang sama seperti biasa meskipun krisis virus corona terus berlanjut. Demikian pula, 48 persen karyawan merasa pemimpin tidak cukup memeriksa tim untuk mengetahui apakah semua baik-baik saja dan 32 persen mengatakan tidak mendapat dukungan yang cukup untuk bekerja dari rumah.

Sementara, sebanyak 52 persen mengungkapkan mereka mengira manajer atau atasan tidak memerhatikan tanda-tanda kelelahan pada tim mereka. Selain itu, 23 persen menyatakan bos tampak lelah dan tidak tertarik mengurusi bawahan.

Baca juga: Lebih Produktif Bekerja dari Rumah, Coba 7 Kiat Berikut

Christine Macdonald, pendiri The Hub Events, mengatakan hal yang paling mengkhawatirkan dari hasil ini adalah bukan hanya tidak ada kesadaran munculnya banyak kelelahan tapi juga banyak yang tidak diperhatikan, apalagi ditangani.

“Ini bisa berdampak besar pada retensi dan produktivitas. Oleh karena itu, penting bagi manajer untuk membawa praktik yang lebih berempati ke tempat kerja untuk mengatasi hal ini,” kata Macdonald.

Hal ini mendukung data terbaru yang menunjukkan mereka yang bekerja di rumah mencari cara agar dapat membantu kesehatan fisik dan emosional, misalnya dengan dukungan kesejahteraan dan kelas latihan virtual yang diharapkan sebagai tunjangan kerja paling disenangi.






Dugaan Kerja Paksa, Mantan Karyawan Gugat 2 Perusahaan di Amerika

1 hari lalu

Dugaan Kerja Paksa, Mantan Karyawan Gugat 2 Perusahaan di Amerika

Sebanyak 13 mantan karyawan di Brightway Holdings menggugat dua perusahaan di Amerika Serikat atas tuduhan kerja paksa.


Boleh Akrab dengan Atasan tapi Perhatikan Batasan Berikut

2 hari lalu

Boleh Akrab dengan Atasan tapi Perhatikan Batasan Berikut

Sebelum berencana berteman atau akrab dengan atasan, perhatikan empat aturan berikut, jangan kebablasan.


Mengenal Istilah Mutasi, Promosi, Demosi, dan Rotasi dalam Dunia Kerja

2 hari lalu

Mengenal Istilah Mutasi, Promosi, Demosi, dan Rotasi dalam Dunia Kerja

Dari promosi hingga rotasi, inilah makna dan pengertian empat istilah yang sering terdengar di dunia kerja. Jika mutasi bisa jadi promosi atau demosi.


Benarkah Mantan Founder Startup Susah Jadi Karyawan?

4 hari lalu

Benarkah Mantan Founder Startup Susah Jadi Karyawan?

Pendiri startup punya stigma memiliki karakter arogan, merasa serba tahu. Karakter itu dinilai tidak cocok dengan sifat yang perlu dimiliki karyawan.


Perusahaan Ini Beri Cuti Ulang Tahun Sehari bagi Karyawan, Tujuannya?

11 hari lalu

Perusahaan Ini Beri Cuti Ulang Tahun Sehari bagi Karyawan, Tujuannya?

Program cuti 'Birthday Leave' akan berlaku mulai 1 Agustus 2022.


Penjelasan Aerofood Indonesia Terkait PHK Ratusan Karyawan

14 hari lalu

Penjelasan Aerofood Indonesia Terkait PHK Ratusan Karyawan

PT Aerofood Indonesia atau Aerofood ACS angkat bicara soal PHK ratusan karyawan perusahaan katering milik Garuda Indonesia itu.


Istaka Karya Pailit, Staf Khusus Erick Thohir Sebut Karyawan Diserap BUMM Sejenis

23 hari lalu

Istaka Karya Pailit, Staf Khusus Erick Thohir Sebut Karyawan Diserap BUMM Sejenis

Staf Khusus Bidang Komunikasi Menteri BUMN, Arya Sinulingga, mengatakan setelah pailitnya PT Istaka Karya (Persero), beberapa karyawan diserap oleh BUMN sejenis.


7 Tujuan Berbeda dari Hasil Tes Psikotes, Apa Saja?

27 hari lalu

7 Tujuan Berbeda dari Hasil Tes Psikotes, Apa Saja?

Tes psikologi atau lebih dikenal dengan psikotes setidaknya memiliki 7 tujuan untuk menganalisis kepribadian seseorang, biasanya calon karyawan.


Apa Itu Psikotes yang Dijadikan Tahapan Ujian Calon Karyawan

27 hari lalu

Apa Itu Psikotes yang Dijadikan Tahapan Ujian Calon Karyawan

Psikotes atau tes psikologi seringkali dilakukan sebagai tahapan perekrutan karyawan di banyak perusahaan. Hasil tes seperti apa yang diloloskan?


6 Jenis Tes Kesehatan dalam Proses Rekrutmen Calon Karyawan

29 hari lalu

6 Jenis Tes Kesehatan dalam Proses Rekrutmen Calon Karyawan

Tes kesehatan merupakan salah satu rangkaian rekrutmen perusahaan yang biasanya dihadapi oleh lulusan baru ataupun pelamar kerja.