Cara Tanam Buncis Kaya Nutrisi yang Benar dan Gampang

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi buncis. shutterstock.com

    Ilustrasi buncis. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kacang jenis ini kira-kira sejengkal tangan orang dewasa. Warnanya hijau, dan tumbuh melilit keatas. Semakin tua tanaman, butuh penopang batang dan akarnya. Itu untuk jenis buncis tegak, selain itu ada pula jenis buncis rambat.

    Dilansir dari situs resmi pusat penelitian dan pengembangan hortikultura Institut Pertanian Bogor, untuk menanam buncis beberapa hal harus diperhatikan. Mulai dari memilih varietas unggulnya hingga menentukan tanah yang sesuai. Manfaat buncis bagiu kesehatan pun tinggi karena memiliki kaya nutrisi.

    Lama produksinya tergantung pada cuaca. Hujan yang turun dapat mempengaruhi proses pembungaan. Akibatnya bunga gugur diterpa hujan. Namun jika kemarau, tanaman buncis harus disiram secara berkala.

    Berikut langkah menanam buncis yang memiliki kandungan kaya nutrisi. Awalnya buat lubang tanah dengan cara ditugal. Kedalaman lubang berkisar tiga hingga delapan sentimeter. Masukkan biji buncis secara langsung ke dalam lubang tanah tanpa disemai. Dua biji buncis cukup untuk satu lubang. Lalu tutup kembali lubang dengan tanah.

    Baca: Manfaat Buncis Bukan Hanya Kaya Nutrisi Tapi Mudah Memasaknya

    Terhitung sejak ditanam, buncis akan berkecambah tiga sampai tujuh hari.Pada tahap awal perlu disirami tiap sore hingga benih tumbuh. Penyiraman berikutnya dapat disesuaikan dengan kondisi tanah.

    Untuk memudahkan proses pemeliharaan dan pascapanen nanti, beri jarak antara lubang.jarak tanam buncis tegak sekitar 1,2 meter, sedangkan buncis rambat 2,8 meter.

    Selanjutnya perlu pemeliharaan yang konsisten pada tanaman buncis. Mulai dari pemupukan, penyulaman, penyiangan, menutup akar yang keluar ke permukaan, terakhir pembasmian hama.

    Ada dua jenis pemupukan. Pertama pupuk dasar yang terdiri dari pupuk kandang kuda atau ayam ditambah Triple Super Phosphate (TSP) dan Kalium klorida (Kcl). Cukup disemai dan diratakan dengan tanah. Yang kedua pupuk susulan, berupa urea dan Zwavelzure ammoniak (ZA). Diberikan saat tanaman berumur satu hingga tiga Minggu. Pupuk dimasukkan kedalam lubang tanah, lalu ditutup kembali.

    Jika ada benih yang rusak atau tidak tumbuh setelah seminggu bibit ditanam maka perlu dilakukan penyulaman. Tujuannya agar jumlah tanaman tetap optimum.

    Gulma yang ikut tumbuh sekitar tanaman buncis harus dilakukan penyiangan. Bisa dengan tangan kosong atau dengan alat. Selanjutnya pembubuhan untuk menutup akar yang terbuka dan membantu pertumbuhan tanaman jadi tegak. 

    Terakhir untuk melindungi tanaman buncis dari serangan hama dan penyakit perlu diperhatikan sanitasi lahan dan drainase yang baik. Kalau pakai pestisida, sebaiknya pilih jenis pestisida yang aman dan mudah terurai. Seperti insektisida biologi dan pestisida nabati. Perlu diperhatikan juga jenis, dosis, hingga volume penyemprotan racun tanaman.

    RAUDATUL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kenali Tanda Masker Medis yang Asli atau Palsu

    Saat pandemi Covid-19 seperti sekarang, masker adalah salah satu benda yang wajib kita pakai kemanapun kita beraktivitas. Kenali masker medis asli.