Perlunya Evaluasi Vaksin Covid-19 untuk Mengurangi Efek Samping

Reporter

Tenaga medis dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang menyuntikan vaksin Covid-19 kepada karyawan mal saat di Mal Tangerang City, Banten, Senin, 1 Maret 2021. Dinas Kesehatan Kota Tangerang bekerja sama dengan pengelola mal melakukan vaksinasi Covid-19 terhadap 1.000 karyawan mal dan pekerja tenant yang bertujuan memberikan semangat dan harapan baru untuk pemulihan ekonomi Kota Tangerang di masa pandemi. ANTARA/Muhammad Iqbal

TEMPO.CO, Jakarta - Sejak 13 Januari 2021, pemerintah mulai melaksanakan vaksinasi COVID-19 secara bertahap untuk 34 provinsi, yang diprioritaskan bagi tenaga kesehatan (nakes) dan petugas publik. Meskipun demikian, masih ada masyarakat yang merasa cemas terhadap keamanan vaksin COVID-19 tersebut.

Guru Besar Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, Prof. Dr. apt. Retnosari Andradjati, mengatakan keamanan vaksin baru perlu dievaluasi lebih lanjut untuk meminimalisir efek samping vaksin COVID-19 atau reaksi yang dirasakan pasien.

"Vaksinasi secara umum dapat menimbukan reaksi hipersensitivitas atau reaksi imun yang dipicu oleh antigen/alergen. Reaksi tersebut terjadi dalam 24 jam yang diperantarai oleh IgE, IgG dan IgM, yang terbagi dalam tiga tipe, yaitu Tipe 1 Shok Anafilaktik (melibatkan IgE), Tipe 2 melibatkan IgG dan IgM, dan Tipe 3 melibatkan IgG dan IgM," ujar Retno.

IgE pada tipe 1 berkaitan dengan sel mast dan basofil yang mengandung histamin, yang dapat menimbulkan reaksi alergi dan syok anafilaksis. IgG dan IgM pada tipe 2 mengaktifkan komplemen yang dapat merusak sel dan memicu trombositopenia, anemia hemolitik otoimun, dan neutropenia otoimun. IgM dan IgG pada tipe 3 bereaksi dengan antigen, yakni sistem komplemen akan diaktifkan kemotaksis yang menarik neutrofil dan menyebabkan inflamasi dan vaskulitis serta serum sickness dan arthus reaction.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Tak Sebabkan Reaksi Alergi pada Pemilik Komorbid

Untuk mencegah reaksi-reaksi di atas, vaksin harus melalui Vaksin Safety agar dapat mengetahui vaccine product-related reactions (reaksi produk vaksin serupa) dan vaccine quality defect-related reactions (reaksi terkait cacat kualitas vaksin). Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga merekomendasikan untuk dilakukan kegiatan pemantauan pascaotorisasi yang berupa pengawasan dan pemantauan keselamatan.

Pengawasan dan pemantauan meliputi reaksi serius, anafilaksis, dan reaksi alergi serius lain, Bell’s palsy, kasus sindrom inflamasi multisistem setelah vaksinasi, dan kasus COVID-19 setelah vaksinasi yang mengakibatkan hospitalisasi atau kematian.

Peran vaccine safety surveillance selama pengenalan vaksin COVID-19 adalah untuk memfasilitasi deteksi dini, investigasi, dan analisis kejadian merugikan pasca imunisasi atau investigation and analysis of adverse events following immunization (AEFIs) dan kejadian merugikan kepentingan khusus atau adverse events of special interest (AESIs) untuk memastikan respons yang tepat dan cepat.






Kanselir Jerman Olaf Scholz Positif Covid-19

7 hari lalu

Kanselir Jerman Olaf Scholz Positif Covid-19

Kanselir Jerman Olaf Scholz terinfeksi virus corona sepulang lawatannya ke Timur Tengah.


CEO Pfizer Kena Covid-19 Lagi

8 hari lalu

CEO Pfizer Kena Covid-19 Lagi

CEO Pfizer Inc, Albert Bourla, pada Sabtu, 24 September 2022, mengumumkan positif Covid-19 untuk kedua kalinya.


Pentingnya Vaksinasi Covid-19 di tengah Peluang Endemi

14 hari lalu

Pentingnya Vaksinasi Covid-19 di tengah Peluang Endemi

Salah satu dari enam rekomendasi WHO untuk menuju endemi di dunia adalah cakupan vaksinasi Covid-19 100 persen, khususnya pada lansia dan nakes.


Siapa Saja yang Wajib Diberikan Vaksin Hepatitis A dan B?

15 hari lalu

Siapa Saja yang Wajib Diberikan Vaksin Hepatitis A dan B?

Vaksinasi adalah cara yang tepat untuk mencegah penyebaran hepatitis. Berikut beberapa orang yang wajib menerima vaksin hepatitis A dan hepatitis B.


Pemberian Vaksin PMK Di Jawa Barat Capai 170 Ribu Dosis

17 hari lalu

Pemberian Vaksin PMK Di Jawa Barat Capai 170 Ribu Dosis

Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Jawa Barat meny atakan sudah 80-90 ribu hewan ternak menerima penyuntikan vaksin PMK dua dosis.


KIPI usai Divaksin Cacar Monyet, Begini Kata Satgas

20 hari lalu

KIPI usai Divaksin Cacar Monyet, Begini Kata Satgas

Ketua Satgas mengungkapkan kemungkinan munculnya KIPI usai divaksin cacar monyet, salah satunya nyeri saat disuntik.


Wamen BUMN: Vaksin IndoVac untuk Booster

21 hari lalu

Wamen BUMN: Vaksin IndoVac untuk Booster

Vaksin IndoVac saat ini masih menunggu hasil uji klinis fase 3.


Vaksin Covid-19, Cina Pengguna Vaksin Isap Pertama di Dunia

25 hari lalu

Vaksin Covid-19, Cina Pengguna Vaksin Isap Pertama di Dunia

Vaksin tanpa jarum ini adalah yang pertama mengantongi EUA dari antara 100 lebih vaksin Covid-19 oral ataupun nasal yang sedang dikembangkan di dunia.


Vaksin Covid-19: Bio Farma Klaim Siap Produksi IndoVac, Bibit dari Amerika

26 hari lalu

Vaksin Covid-19: Bio Farma Klaim Siap Produksi IndoVac, Bibit dari Amerika

Bio Farma tengah menyusun laporan hasil uji klinis fase 3 vaksin Covid-19 yang dinamai IndoVac.


Terkini Bisnis: Dampak Konsumsi Batu Bara Cina Naik, Ekspor Timah Bangka Belitung

30 hari lalu

Terkini Bisnis: Dampak Konsumsi Batu Bara Cina Naik, Ekspor Timah Bangka Belitung

Berita terkini ekonomi dan bisnis hingga Sabtu siang, 3 September 2022 antara lain tentang dampak konsumsi batu bara Cina naik.