Kembali ke Kantor setelah Sembuh dari Covid-19, Ini Syaratnya

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bekerja saat pandemi. Foto: Freepik

    Ilustrasi bekerja saat pandemi. Foto: Freepik

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyintas Covid-19 mungkin bertanya-tanya kapan bisa kembali bekerja setelah sembuh dari infeksi virus corona. Takut masih bisa menularkan menjadi salah satu pertimbangan ketika harus kembali ke kantor.

    Dr. Adam Prabata, kandidat sains kedokteran di Universitas Kobe, Jepang, mengatakan orang yang baru saja sembuh dari Covid-19 boleh kembali ke kantor setelah memenuhi kriteria selesai isolasi mandiri berdasarkan gejala dan waktu dan telah berkonsultasi dengan dokter atau fasilitas kesehatan terdekat.

    "Kedua syarat tersebut harus dipenuhi dua-duanya, bukan salah satu saja," ujarnya.

    Baca juga: 3 Tanda Infeksi Covid-19 yang Terlihat dari Kulit

    Kriteria gejala dan waktu untuk pasien Covid-19 selesai isolasi mandiri dibagi menjadi dua. Pertama minimal 13 hari pascagejala dengan minimal 3 hari terakhir sudah tidak ada demam dan gangguan pernapasan. Kedua, bagi yang tanpa gejala, mereka dinyatakan selesai isolasi mandiri minimal 10 hari pascaswab PCR pertama dengan hasil positif Covid-19.

    Di sisi lain, Adam menyebut pemberi kerja atau pemilik bisnis tidak dianjurkan untuk mensyaratkan karyawan yang telah terkena Covid-19 memiliki hasil PCR negatif agar bisa kembali bekerja. Pasalnya, hasil PCR pun dapat tetap positif hingga 3 bulan usai terkena Covid-19 dan tidak menandakan pasien tersebut masih bisa menularkan ke orang lain.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Ibadah Sholat Ramadan Saat Covid-19

    Pemerintah DKI Jakarta telah mengizinkan masjid ataupun mushola menggelar ibadah sholat dalam pandemi.