Tips Menanam Cabai di Pekarangan, Dari Memilih Benih Hingga Panen Berulang Kali

Reporter:
Editor:

Iqbal Muhtarom

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hasil pemantauan langsung di lapangan, perkembangan harga aneka cabai secara nasional relatif aman dan stabil, ujar Mardiyah Hayati, Kepala Sub Direktorat (Subdit) Aneka Cabai dan Sayuran Buah Ditjen Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan) di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Senin, 23 Juli 2018. (dok Kementan)

    Hasil pemantauan langsung di lapangan, perkembangan harga aneka cabai secara nasional relatif aman dan stabil, ujar Mardiyah Hayati, Kepala Sub Direktorat (Subdit) Aneka Cabai dan Sayuran Buah Ditjen Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan) di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Senin, 23 Juli 2018. (dok Kementan)

    TEMPO.CO, Jakarta - Cabai atau  dalam bahasa latinnya Capsicum annuum  adalah  tanaman yang dikenal karena rasanya yang pedas dan mampu menggugah selera. Rasa pedas yang di hasilkan oleh cabai digunakan sebagai bumbu masak, sambal, bumbu kripik dan produk olahan lainnya.

    Semakin kesini, makin banyak makanan dan penganan ringan yang menawarkan sensasi rasa pedas. Karena itulah, konsumsi cabai turut menjadi pemicu inflasi. Tapi mengapa kita seolah enggan menanam cabai sendiri di pekarangan rumah kita sendiri?   

    Padahal, cabai adalah jenis tanaman yang sangat mudah di tanam karena tumbuhan jenis ini tidak mengenal musim baik musim panas maupun musim penghujan.

    Kemudahan dalam menanam cabai ini membuat para petani cabai merasa terbantu karna bisa kapan saja mau menanam tidak terkendala oleh cuaca yang sering berubah.

    Konsumsi masyarakat terhadap bahan dapur ini juga tinggi yang berdampak pada harga cabai yang bisa menembus kisaran 100.000/kg.

    Untuk itu  daripada membeli cabai yang makin hari makin mahal anda bisa menerapkan beberapa cara berikut untuk mulai bertani cabai di halaman rumah.

    Berikut ini tips menanam cabai secara sederhana yang bisa dilakukan untuk menanam cabai di lingkungan rumah:

    1. Pilih jenis cabai yang mau ditanam

    Berikut ini beberapa jenis cabai yang biasa ada di pasar : Cabai rawit, cabai hijau, cabai besar, cabai keriting, cabai putih dan cabai paprika.

    2. Tempat penyemaian

    Biji cabai yang mau di tanam (baik dalam pot maupun di dataran tanah) sebaiknya dilakukan penyamaian terlebih dahulu dengan merendam benih cabai dengan air hangat  selama satu jam agar benihnya lunak dan cepat berecambah.

    4. Media tanam

    Media tanam bisa berupa pot yang diisi dengan campuran tanah gembur atau top soil, kompos, dan sekam padi gunanya agar tanah yang di gunakan lebih subur.

    5. Menabur biji cabai

    Sebaiknya penaburan benih cabai dilakukan dari Februari hingga April. Biasanya lebih baik untuk menabur sedini mungkin, bahkan di bulan Januari jika Anda menanam cabai yang sangat panas, karena mereka membutuhkan musim panas yang panjang untuk dapat panen dengan baik.

    Penyamaian dilakukan setelah biji cabai sudah tumbuh dengan kedalaman akar sekitar 5 mm, setelah itu lakukan pemindahab dari pot yang kecil kep pot yang lebih besar ketiga tiga atau dua daun telah berkembang. Anda harus hati-hati, usahakan untuk tidak menyentuh akar yang membentuk saat menanam ulang untuk mencegah kerusakan yang tidak disengaja.

    6. Penyiraman

    Lakukan penyiraman secara teratur dan jangan terlalu banyak menyiram air hingga tanahnya tergenang air. Tutupi nampan benih dengan Vermikulit, ini membantu dengan retensi air dan panas, yang keduanya disukai benih cabai

    7. Perawatan

    Tanaman cabai yang sudah tumbuh tunasnya harus dipindahkan ke dalam wadah yang lebih besar lagi, ketika tanaman mencapai tinggi sekitar 15-20 cm  petik ujungnya untu mendorong pertumbuhan lebat dan pemangkasan yang lebih baik lagi.

    Setelah itu siram secara teratur dan beri makan dengan pakan umum yang seimbang, ganti ke pakan kalium tinggi saat cabai pertama matang. Lakuakan penyiraman pada dedaunan secara teratur.

    Tanaman cabai suka tumbuh dalam wadah yang suhunya dapat diatur dengan mudah. Jika tumbuh di luar pilih posisi yang cerah, terlindung, dan dikeringkan dengan baik. Jika tumbuh di dalam ambang jendela atau konservatori yang cerah sempurna, ingat saja - jangan biarkan tanahnya mengering. Jepit ujung tumbuh ketika tanaman cabai mencapai tinggi sekitar 20cm - ini mendorong pertumbuhan yang lebat dan tanaman yang lebih baik.

    8. Memanen cabai

    Petik cabai sesuai kebutuhan bila sudah mencapai ukuran yang bagus. Anda bisa memetiknya saat sudah hijau (saat rasanya cukup lembut) atau membiarkannya di atas tanaman sampai memerah, sehingga menghasilkan rasa yang lebih kuat dan lebih panas.

    Panen cabai Anda dengan memotong bagian atas batang dengan gunting tajam. Panen buah yang sering memungkinkan tanaman cabai mencurahkan energinya untuk menghasilkan lebih banyak buah.

    SABAR ALIANSYAH PANJAITAN

    Baca juga: 5 Khasiat Cabai Hijau, Tak Hanya Bikin Lezat Masakan tapi Juga Jaga Kesehatan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Cara Perlawanan 75 Pegawai KPK yang Gagal TWK

    Pegawai KPK yang gagal Tes Wawasan Kebangsaan terus menolak pelemahan komisi antirasuah. Seorang peneliti turut menawarkan sejumlah cara perlawanan.