Tips Aman Berlari kala Hujan

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi sepatu basah saat hujan. shutterstock.com

    Ilustrasi sepatu basah saat hujan. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Lari di tengah hujan aman dilakukan kecuali ada petir, badai, atau hujan deras. Walau begitu, ada risiko performa akan menurun kala berlari saat hujan. Begitu kata pelatih dari Relentless Runners, Audrey Springer.

    Menurut pelatih lari Maverick Running Community, Ryan Miller, sebaiknya periksa prakiraan cuaca sebelum lari untuk membantu menentukan kapan harus menjadwalkan lari dan menghindari kondisi berbahaya.

    "Performa dalam hujan tergantung pada kondisi. Semakin deras hujan, semakin besar kemungkinan performa akan menurun," tutur Springer, seperti dikutip dari Insider.

    Menurutnya, tubuh akan tetap memetik manfaat dari lari, bahkan dalam kondisi yang lebih berat dari biasa.

    "Hujan dapat menurunkan suhu dengan cepat dan signifikan, yang dapat membuat berlari di suhu panas menjadi tidak terlalu berat dan meningkatkan kinerja," kata Miller.

    Jika pelari kompetitif, lari di tengah hujan juga dapat membantu mempersiapkan Anda untuk hari perlombaan. Berikut tips mengoptimalkan berlari saat hujan.

    Baca juga: Baru Merintis Hobi Lari, Perhatikan Saran Berikut agar Aman

    Pakaian yang pas
    Mengenakan pakaian yang tepat dapat membantu meningkatkan performa lari saat hujan. Ingat, semua yang dipakai saat hujan akan menyerap air, menambah bobot ekstra. Salah satu cara mengatasinya kenakan kain antilembap. Kain ini bekerja dengan menarik kelembapan dari tubuh dan menolak air.

    Miller menyarankan jaket tahan air dan topi yang pas untuk mencegah air hujan masuk ke mata. Ganti pakaian basah segera setelah selesai berlari karena pakaian basah setelah berolahraga dapat menyebabkan infeksi atau lecet.

    Pakai sepatu lari dengan traksi yang kokoh
    Penting untuk mengenakan sepatu dengan traksi yang baik agar dapat mencengkeram landasan dengan lebih baik.

    "Permukaan tempat berlari akan menjadi lebih licin saat hujan dan bahkan bisa berbahaya jika sol luar pada sepatu rusak," kata Miller.

    Anda dapat mengetahui apakah sepatu lari kehilangan daya cengkeramnya dengan melihat solnya. Jika sudah aus atau sobek, berarti sudah waktunya untuk diganti. Usai berlari, biarkan sepatu mengering.

    Tingkatkan daya pandang
    Jika berlari di jalan saat hujan deras, penting untuk membuat diri terlihat oleh pengemudi untuk mencegah kecelakaan. Untuk itu, kenakan pakaian reflektif atau lampu di kepala saat berlari.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Negara-negera yang Sudah Melakukan Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun

    Di Indonesia, vaksin Covid-19 baru diberikan ke anak usia 12 tahun ke atas. Namun beberapa negara mulai melakukan vaksinasi anak di bawah 12 tahun.