Pemula Juga Bisa Sukses Jualan Online di Masa Pandemi Covid-19, Simak Triknya

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bisnis online. shutterstock.com

    Ilustrasi bisnis online. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Pandemi Covid-19 berdampak di hampir semua sektor. Namun, e-dagang merupakan salah satu sektor yang mendapatkan dampak positif. Pandemi Covid-19 telah menciptakan tatanan baru pada kebiasan belanja online masyarakat. Terbukti, berdasarkan Laporan e-Conomy SEA 2020 dari Google, Temasek dan Bain & Company, ada sebanyak 37 persen konsumen baru digital yang memanfaatkan layanan e-commerce.

    Berdasarkan laporan yang sama, selama 2020, ekonomi internet di Indonesia mencapai USD 44 miliar dengan e-commerce sebagai pendorong utama. Selain itu, berdasarkan data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) 2019-2020, Indonesia mengalami pertumbuhan pengguna internet sebanyak 8,9 persen dari tahun sebelumnya.

    Saat ini, jumlah pengguna internet Indonesia mencapai 73,7 persen dari jumlah penduduk. Hal ini merupakan peluang dan potensi yang cukup besar bagi pemula yang ingin mencoba peruntungan untuk memulai bisnis secara daring atau jualan online.

    Dora Songco, Product Marketing Manager Google Indonesia, mengatakan membangun kesadaran digital merupakan hal yang paling utama saat memulai bisnis online dan mereka harus memahami secara mendalam manfaat platform digital untuk meningkatkan bisnis.

    “Pahami juga karakter pelanggan online saat ini, akses apa yang mereka gunakan untuk melakukan belanja online,” ujarnya.

    Baca juga: 6 Cara Mudah Lakukan Pola Hidup Sehat Saat Pandemi Covid-19

    Dora menambahkan ada tiga tahapan yang harus diperhatikan UMKM untuk go online. Pertama, mengenal dan menemukan pelanggan baru dengan beberapa perangkat yang sudah tersedia di platform digital. Kedua, memanfaatkan platform e-commerce atau marketplace yang dapat membantu meningkatkan efektivitas kinerja pada bisnis online dan cobalah untuk mengubah pola pikir platform digital tidak mempersulit kinerja.

    Ketiga, cari tahu tren yang saat ini sedang banyak diminati pasar yang dapat membantu dalam mengembangkan peluang bisnis. Perkembangan dunia digital saat ini mengharuskan wirausahawan untuk mampu beradaptasi memanfaatkan beragam platform digital untuk meningkatkan performa bisnis.

    Bayu Ramadhan, kepala bagian Merchant Marketing Gojek Indonesia, mengatakan pemanfaatan platform digital menjadi sebuah kesempatan untuk bergerak dalam memaksimalkan ranah digital.

    “Platform digital seperti Gojek memiliki beragam program yang bisa dimanfaatkan oleh pemula untuk memulai mengembangkan bisnis, termasuk pelatihan intensif dalam memanfaatkan fitur-fitur yang ada di Gojek,” ujarnya.

    Manfaat jual beli online pada masa pandemi ini turut dirasakan oleh Nanny Hadi Tjahjanto, pendiri marketplace Ladara Indonesia, yang diinisiasi oleh istri-istri TNI yang kemudian dapat dimanfaatkan masyarakat umum. Ladara merupakan salah satu e-commerce yang membantu pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan industri kecil dan menengah (IKM) di Indonesia.

    Menurutnya, inovasi dan kemauan yang kuat merupakan kunci utama dalam memulai bisnis, baik online dan offline, serta diiringi dengan strategi pemasaran yang jitu.

    “Ada dua resep manjur yang bisa dipertimbangkan untuk memenangkan persaingan bisnis di era digital, yakni harus menarik perhatian dalam segi produk maupun pemasaran produk tersebut dan membangun komunitas,” ujar Nanny.

    Siberkreasi sebagai Gerakan Nasional Literasi Digital yang mendukung dan menyebarkan konten positif, berusaha memberikan informasi tepat guna kepada masyarakat mengenai potensi perdagangan daring di Indonesia. Perdagangan daring saat ini diharapkan mampu membantu UMKM di Indonesia bertahan di tengah kondisi perekonomian yang tidak menentu akibat pandemi Covid-19.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H