Ulang Tahun ke 5, Ini Tantangan JD.ID

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja tengah melakukan bongkar muat barang pada Drop Point paket JD.ID di kawasan Pancoran, Jakarta, Senin, 5 Oktober 2020. Selama pandemi JD.ID mengalami peningkatan sebanyak 50% dari periode normal pada tahun 2020. Tempo/Tony Hartawan

    Pekerja tengah melakukan bongkar muat barang pada Drop Point paket JD.ID di kawasan Pancoran, Jakarta, Senin, 5 Oktober 2020. Selama pandemi JD.ID mengalami peningkatan sebanyak 50% dari periode normal pada tahun 2020. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, JakartaJD.ID merayakan ulang tahun ke-5 pada akhir Maret 2021 ini. Chief Marketing Officer JD.ID Leo Haryono mengatakan ada beberapa tantangan yang dialami JD.ID selama ini. Pertama adalah dalam hal keamanan jaringan. "Dari segi cyber security, kami terus make sure agar pelanggan bisa nyaman saat berbelanja," katanya dalam konferensi pers virtual bertajuk Media Briefing 'JD.ID 5th Anniversary' pada 25 Maret 2021.

    Tantangan kedua adalah dalam hal inovasi produk. Leo mengatakan JD.ID terus mendukung agar produk-produk lokal dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah bisa terus bersaing di e-commerce itu. "Kami support produk lokal dan UMKM," kataya.

    Tantangan lain yang dihadapi JD.ID, kata Leo adalah dalam hal logistik. Menurutnya, Indonesia sebagai kepulauan memiliki tantangan tersendiri dalam hal pengiriman barang. "Dari segi jangkauan, pelanggan JD.ID ada di seluruh Indonesia, tidak hanya Jakarta Bogor Depok dan Bekasi. Jadi kami terus berpikir bagaimana bisa memberikan kualitas terbaik hingga sampai ke pelanggan," kata Leo.

    Baca: Penjualan Mingguan JD.ID Melonjak 50 Persen Saat Pandemi, Ini Produk yang Laris

    Tantangan lain adalah dalam hal literasi keuangan. Menurut Leo, tren kampanye literasi keuangan ke masyarakat belum merata di Indonesia. Sehingga ada daerah yang dinilai masih baru dalam hal transaksi elektronik. "Banyak yang masih baru mulai dalam transaksi shopping online. Sehingga banyak yang akhirnya minta pembayaran dengan metode Cash on Delivery (COD). Kami tetap perlu support konsumen yang mau menggunakan COD," kata Leo.

    Leo menyadari pandemi masih menjadi headline tahun ini. Ia pun akan terus berusaha untuk memaksimalkan pengalaman berbelanja para pelanggan sehingga mereka dapat berbelanja dari rumah dengan nyaman dan bebas repot. Berkaca pada tahun 2020, dimana JD.ID berhasil meraih prestasi positif dan mengalami banyak peningkatan dari berbagai aspek penjualan. Beberapa prestasi mereka ada saat program kampanye 10.10, 11.11, dan 12.12. "Tahun ini JD.ID akan berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik, terpercaya, dan andal bagi seluruh pelanggan, agar aktivitas belanja menjadi lebih mudah, aman, dan nyaman,” kata Leo.

    Untuk lebih meningkatkan kepercayaan dan meningkatkan pengalaman berbelanja para pelanggan sepanjang tahun, JD.ID memiliki beragam penawaran unik, seperti kontrol kualitas logistik dari ujung ke ujung, model O2O (online to offline) inovatif untuk gerai online sekaligus offline, serta platform marketplace yang dikurasi. Hal ini mengarah pada pengiriman yang aman dan kualitas produk yang lebih baik. Selain itu, JD.ID juga melakukan terobosan lainnya, seperti menciptakan nilai tambah bagi pasar e-commerce Indonesia dengan mensinergikan pengalaman belanja online dan offline, serta mendorong digitalisasi UMKM.

    Leo menambahkan dimensi digital semakin berkembang, kebutuhan akan pengalaman berbelanja yang aman dan nyaman semakin meningkat. "Ulang tahun ke-5 menandai pencapaian kolektif, tantangan, dedikasi, dan upaya dari karyawan, mitra, dan para pelanggan kami agar JD.ID berkembang menjadi salah satu platform e-commerce terbesar di Indonesia. Hal tersebut akan selalu menjadi perjalanan yang bermanfaat dan Make Joy Happen" kata Leo.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H