Sering Alami Kesemutan? Waspada Kadar Kolesterol Tinggi

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kesemutan. Shutterstock.com

    Ilustrasi kesemutan. Shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Seberapa sering Anda mengalami kesemutan? Ternyata, kesemutan bisa terjadi karena adanya penyumbatan akibat kadar kolesterol tinggi. Memiliki kolesterol yang tinggi menyebabkan penyumbatan pada pembuluh darah dan pada akhirnya dapat menyebabkan sensasi kesemutan yang dirasakan di seluruh tubuh.

    Kolesterol tinggi dapat menyebabkan sejumlah komplikasi kesehatan. Ketika kolesterol mulai menumpuk di dalam darah dan menumpuk di arteri dan vena Anda, salah satu konsekuensinya dari waktu ke waktu adalah sensasi kesemutan. Gangguan aliran darah ke bagian tubuh tertentu membuat sensasi kesemutan terasa di tangan.

    Baca: Awas, Kesemutan Bisa Jadi Gejala Awal Kerusakan Saraf

    Kadar kolesterol yang tinggi dalam darah membuat aliran darah menjadi kental dan mempengaruhi aliran normal darah di saraf dan menyebabkan kesemutan. Setiap orang perlu memantau kadar kolesterolnya secara teratur untuk menurunkan risiko penyakit jantung dan penyumbatan pada pembuluh darah. “Tantangannya adalah bahwa kolesterol tinggi seringkali tidak menunjukkan gejala,” kata seorang ahli jantung di Northwestern Medicine, Kunal Karmali dilansir dari Express.

    "Orang hanya merasakan gejala ketika mereka mengalami penyumbatan di arteri tersebut. Saya pikir kesemutan, terutama di kaki, atau rasa sakit, terkadang bisa menjadi gejala penyumbatan arteri di kaki. Penyumbatan itu bisa terjadi karena kadar kolesterol tinggi, dan itu membawa kita kembali pada pentingnya pencegahan." ujarnya.

    Kadar kolesterol yang tinggi dalam darah membuat aliran darah menjadi kental dan dapat mempengaruhi aliran normal darah di saraf dan menyebabkan kesemutan. Ada berbagai alasan lain untuk kesemutan di tangan Anda, termasuk terlalu banyak minum alkohol atau diabetes tipe 2. Penting untuk memantau diri Anda sendiri dengan hati-hati untuk tanda-tanda lain dari kolesterol tinggi.

    Untuk mengurangi kadar kolesterol Anda, WebMD menyarankan untuk tidak mengonsumsi lemak trans dari makanan Anda. "Mereka meningkatkan LDL Anda, menurunkan HDL Anda, dan meningkatkan risiko terkena penyakit jantung dan stroke." kata ahli jantung Suzanne Steinbaum. Ditemukan dalam makanan yang digoreng, makanan yang dipanggang (seperti pizza beku).

    Agar mencegah kolesterol, Anda bisa mengonsumsi makanan tinggi serat larut seperti oatmeal, apel, plum, dan kacang-kacangan. Selain itu, serat membantu Anda merasa kenyang lebih lama, sehingga keinginan untuk ngemil bisa berkurang. Untuk menghindari kram perut atau kembung, disarankan untuk meningkatkan asupan serat secara perlahan. 

    Jadi seberapa sering Anda alami kesemutan?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.