Olahraga Saat Puasa Atasi Lemas dan Kantuk, Perhatikan Pula Ketentuan Lainnya

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Supaya Tidak Puasa Berolahraga

    Supaya Tidak Puasa Berolahraga

    TEMPO.CO, Jakarta - Tidak adanya asupan makanan dan air yang masuk dalam tubuh saat berpuasa, membuat beberapa orang merasakan lemas ketika sedang beraktivitas di bulan Ramadan. Itu sebabnya, buat beberapa orang, aktivitas olahraga saat puasa sering dihindari.

    Walaupun cenderung lemas karena menahan rasa lapar dan haus, tidak ada alasan untuk bermalas-malasan dan meninggalkan aktivitas sehari-hari. Terlebih, tidak berolahraga. Olahraga merupakan salah satu pola hidup yang penting dilakukan terlebih ketika sedang menunaikan puasa. Namun, tidak disarankan untuk melakukan olahraga yang berat dan mengeluarkan tenaga yang cukup banyak.

    Olahraga di bulan puasa menyimpan banyak manfaat bagi tubuh dan bisa merawat otot dengan baik. Selain itu apabila berhenti berolahraga ketika bulan puasa bisa menyebabkan penurunan fungsi jantung dan gangguan pada aliran darah.

    Salah satu manfaat berpuasa yaitu bisa memperlancar metabolisme pada tubuh. Metabolisme tubuh manusia akan berjalan secara lancar ketika tubuh sering bergerak. Ketika berolahraga di bulan puasa metabolisme pada tubuh akan tetap berjalan dengan lancar. Jika berhenti berolahraga ketika berpuasa bisa menyebabkan perubahan signifikan pada otot, hormon tubuh, dan sistem metabolisme. Hal ini yang menyebabkan lemak semakin menumpuk di dalam tubuh.

    Manfaat berolahraga di bulan puasa selanjutnya yaitu mencegah penyakit diabetes. Ketika sedang berpuasa cenderung mengkonsumsi makanan yang manis, hal ini akan meningkatkan resiko naiknya gula darah, karena terlalu banyak mengkonsumsi asupan glukosa atau gula. Dengan berolahraga dapat meningkatkan insulin yang mencegah penyakit diabetes.

    Bagi yang ingin melakukan diet, berolahraga di bulan puasa menjadi waktu yang tepat untuk melakukannya. Hal ini dikarenakan tidak adanya asupan makanan yang masuk kedalam tubuh dan tertimbun menjadi lemak. Dengan tidak adanya asupan makanan membuat olahraga sangat efektif dilakukan untuk membakar sisa timbunan lemak.

    Yang cukup penting dari olahraga ketika bulan puasa yaitu, menghilangkan rasa malas dan kantuk. Dengan tidak adanya asupan nutrisi pada tubuh membuat tubuh cenderung malas dan mudah merasa ngantuk. Dengan berolahraga  dapat mengubah lemah tubuk menjadi glukosa yang akan menghilangkan rasa kantuk.

    Olahraga pada saat puasa Ramadan menyimpan banyak manfaat, namun yang perlu diperhatikan adalah lama durasi ketika olahraga dan jenis olahraga yang dilakukan. Ketika memperhatikan hal-hal tersebut, olahraga tidak akan menggangu ibadah puasa seseorang.

    GERIN RIO PRANATA

    Baca: Mau Olahraga Saat Puasa Ramadan, Cek Plus Minusnya



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Cara Perlawanan 75 Pegawai KPK yang Gagal TWK

    Pegawai KPK yang gagal Tes Wawasan Kebangsaan terus menolak pelemahan komisi antirasuah. Seorang peneliti turut menawarkan sejumlah cara perlawanan.