5 Manfaat Apel untuk Kesehatan, Turunkan Kolesterol Hingga Cegah Kanker

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi irisan apel. Freepik.com/Racool Studio

    Ilustrasi irisan apel. Freepik.com/Racool Studio

    TEMPO.CO, Jakarta - Apel merupakan buah yang sangat populer, selain karena rasanya, manfaat apel untuk kesehatan pun telah banyak diketahui masyarakat.

    Menurut Departemen Pertanian Amerika Serikat, apel berukuran sedang adalah sumber serat yang baik, yakni mengandung 4.4 gram serat, mencakup 16 persen dari nilai harian. Selain itu, apel yang sama juga menawarkan 8.4 miligram vitamin C, menyediakan lebih dari 9 persen nilai kebutuhan harian, tentunya bersama dengan sejumlah kecil vitamin dan mineral lainnya.

    Berikut merupakan sejumlah manfaat apel untuk kesehatan:

    1. Menurunkan Kolesterol Tinggi dan Tekanan Darah

    Mengonsumsi apel dapat membantu menjaga kesehatan jantung, serat larut yang ditemukan dalam apel memiliki manfaat penurunan kolesterol sehingga dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular. Menurut penelitian yang dilakukan di University of Illinois, serat larut dapat membantu mencegah penumpukan kolesterol di lapisan dinding pembuluh darah, oleh karena itu dapat menurunkan kejadian aterosklerosis atau aliran darah yang terbatas di arteri karena penumpukan plak dan penyakit jantung.

    Kandungan serat cair pada apel juga dapat membantu menurunkan tingkat tekanan darah. Sebuah penelitian menemukan bahwa mengonsumsi serat larut yang lebih tinggi dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular. Bahkan seseorang yang memakan apel secara rutin dapat mengurangi risiko terkena stroke sebanyak 52 persen. Hal ini sesuai dengan penelepon yang diterbitkan oleh The American Journ of Clinical Nutrition pada Februari 2020 yang menyebutkan bahwa mengonsumsi sebanyak dua buah apel dalam sehari dapat membantu menurunkan kadar LDL kolesterol dan trigliserida.

     Penelitian menunjukkan bahwa makan apel (atau pir) secara teratur dikaitkan dengan risiko stroke 52 persen lebih rendah. Selain itu, sebuah penelitian yang diterbitkan pada Februari 2020 di The American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa makan dua apel sehari membantu peserta penelitian menurunkan kadar LDL buruk kolesterol dan trigliserida.

    2. Mendukung Sistem Kekebalan Tubuh yang Sehat

    Menjaga sistem kekebalan tubuh tetap kuat di musim Pandemi Covid-19 adalah hal wajib, mengonsumsi serat larut dalam apel membantu mengubah sel kekebalan yang pro-inflamasi menjadi anti-inflamasi dan menunjang kekebalan sistem imun tubuh. Penelitian pada hewan, yang diterbitkan pada Mei 2018 di jurnal Immunity, menemukan bahwa diet tinggi serat dapat melindungi tikus dari flu. Namun, apakah efek tersebut akan terlihat pada manusia masih belum jelas sampai ada penelitian lebih lanjut.

    Alasan untuk percaya bahwa apel dapat meningkatkan kekebalan, sebab apel mengandung vitamin C yang dapat meningkatkan kekebalan. Sebuah ulasan yang diterbitkan pada November 2017 di jurnal Nutrients menemukan bahwa vitamin C memainkan banyak peran dalam membantu fungsi sistem kekebalan, seperti memperkuat penghalang epitel terhadap patogen dan menjaga terhadap stres oksidatif lingkungan, seperti polusi terhadap radiasi.

    3. Membantu Pencernaan

    Serat, baik itu serat larut maupun tidak larut, penting untuk menjaga kesehatan pencernaan, menurut penelitian dari University of Illinois, memakan apel dapat memetik manfaat kedua serat tersebut sebab apel memiliki keduanya. Serat larut dapat membantu memperlambat pencernaan dan membuat perut merasa kenyang. Selain itu, serat juga dapat memperlambat pencernaan glukosa sehingga gula darah dapat dikontrol. Sementara itu, menurut penelitian dari Harvard University, serat larut dapat membantu memindahkan makanan melalui sistem pencernaan dan membantu mengatasi sembelit. Perlu diingat, untuk mendapatkan manfaat dari serat larut dan tidak larut dari apel, konsumsilah mereka bersama kulitnya.

    4. Mencegah Kanker

    Tingkat antioksidan dalam apel yang tinggi dapat mengurangi risiko terjadinya kanker, penelitian menunjukkan, antioksidan terbukti membatasi pertumbuhan sel kanker. Penelitian yang diterbitkan pada Oktober 2016 di Public Health Nutrition mengungkapkan bahwa mengonsumsi apel secara rutin dapat menurunkan risiko kanker tertentu, seperti kolorektal, rongga mulut, esofagus, dan kanker payudara.

    Selain antioksidan, serat dalam apel juga bermanfaat untuk mencegah kanker, sebuah studi yang yang terbit di Jurnal Pediatrics pada Maret 2016 menemukan fakta bahwa wanita yang mengonsumsi makanan berserat dengan jumlah lebih banyak saat remaja dan menginjak dewasa, terutama sayuran dan buah, memiliki risiko terkena kanker lebih rendah dibandingkan mereka yang jarang atau tidak sama sekali.

    Apel juga bisa menjadi salah satu makanan pendukung diet tinggi serat, hasil penelitian yang diterbitkan pada Januari 2019 di Journal The Lancet, diet dengan mengonsumsi serat tinggi bisa mencegah kanker payudara dan kanker kolorektal, serta diabetes tipe 2 dan penyakit kardiovaskular.

    5. Menunjang Penurunan Berat Badan yang Sehat

    Apel bagus untuk mendukung diet penurunan badan yang sehat, kandungan serat larut dan tak larut dalam apel dapat membuat perut terasa kenyang lebih lama. Hal ini disebabkan serat dalam apel dapat memperlambat pencernaan dan mencegah peningkatan gula darah.

    Menurut penelitian di The Lancet, manfaat apel lainnya yaitu orang yang makan paling banyak serat memiliki berat badan yang jauh lebih rendah. Penelitian menunjukkan bahwa wanita kelebihan berat badan yang makan tiga apel sehari kehilangan 1.22 kg setelah 12 minggu.

    HENDRIK KHOIRUL MUHID

    Baca: Buah Apel Makin Sehat Jika Dimakan Beserta Kulit, Cek Manfaatnya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Cara Perlawanan 75 Pegawai KPK yang Gagal TWK

    Pegawai KPK yang gagal Tes Wawasan Kebangsaan terus menolak pelemahan komisi antirasuah. Seorang peneliti turut menawarkan sejumlah cara perlawanan.