Baru Mulai Merintis 2 Usaha Sekaligus, Ini yang Perlu Diperhatikan

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi pengusaha (pixabay.com)

    ilustrasi pengusaha (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Bukan rahasia lagi, menjadi pengusaha sering kali harus melampaui standar jam kerja. Beberapa pebisnis mungkin mendapati diri memiliki waktu luang tetapi banyak juga yang bekerja hingga 95 jam sepekan atau selalu siap untuk memenuhi kebutuhan usaha, 24 jam kadang tidak cukup untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan dan gagasan untuk mendirikan dua bisnis sekaligus.

    Tetapi, percaya atau tidak, hal itu bisa dilakukan dan dengan sukses besar. Dilansir dari Entrepreneur, begini caranya.

    Delegasikan tugas
    Delegasi dan outsourcing adalah kunci untuk tidak merasa kewalahan dengan tanggung jawab sehari-hari lebih dari satu bisnis. Anda perlu berpikir kritis tentang hal-hal mana yang benar-benar membutuhkan perhatian dan yang dapat dipercayakan kepada karyawan, freelancer, atau agensi luar. Tentu saja, sebagian besar pendelegasian yang sukses berasal dari perekrutan tim yang tepat dan bekerja dengan rekan pendiri yang tepat sejak awal. Mendelegasikan tugas pemasaran dan administrasi saja dapat mengurangi beban kerja hingga 40 persen. Waktu yang sangat dibutuhkan itu dapat digunakan untuk tugas-tugas tingkat tinggi yang menuntut perhatian.

    Atur waktu yang dihabiskan untuk setiap bisnis
    Pengusaha dengan beberapa bisnis seringkali terperangkap dengan pembagian waktu untuk memperhatikan satu bisnis dan lainnya. Untuk menghindari hal ini, pertanggungjawabkan diri tentang bagaimana Anda menggunakan waktu. Mulailah dengan menjadwalkan berapa banyak waktu yang akan dicurahkan untuk setiap tim setiap hari. Misalnya, Anda menghabiskan waktu pagi dengan tim pemasaran dan penjualan bisnis A, dan sore melakukan triase pada logistik untuk bisnis B. Gunakan waktu secara efektif.

    Operasikan kedua bisnis dari satu lokasi
    Meskipun perlu memisahkan bisnis dalam hal struktur hukumnya, pendiri sering kali mendapatkan keuntungan dengan menggunakan satu lokasi untuk pekerjaan dengan kedua perusahaan. Ini membuat Anda lebih mudah tetap terlibat dengan setiap perusahaan setiap hari, tidak perlu bolak-balik antarperusahaan sehingga lebih mudah untuk dikelola karena tidak akan membuang-buang waktu untuk perjalanan.

    Gunakan tolak ukur bisnis yang berhasil
    Saat memulai banyak bisnis, Anda sebenarnya memiliki keuntungan karena dapat mengidentifikasi dan mengukur cara yang berhasil untuk digunakan di kedua perusahaan. Seperti yang dikatakan Elon Musk, “Membangun perusahaan itu seperti membuat kue. Anda harus memiliki semua bahan dalam proporsi yang tepat."

    Jika telah membuktikan format dan proses untuk satu perusahaan, Anda dapat membandingkannya untuk bisnis berikut guna menghemat waktu dan energi. Ini juga berlaku untuk memilih alat atau platform apa yang akan digunakan untuk menjalankan operasi bisnis. Bahkan, ketika bisnis beroperasi di ceruk yang sama sekali berbeda, Anda masih dapat menarik pelajaran dari keberhasilan dan kemunduran yang berbeda.

    Ketika menemukan proses yang membuat perbedaan dramatis untuk satu perusahaan, kemungkinan besar proses tersebut juga akan menghasilkan keajaiban bagi perusahaan lain. Mendirikan dan menjalankan beberapa bisnis sekaligus bisa menjadi sangat menantang tetapi juga bermanfaat. Menggunakan metode ini memastikan Anda menggunakan waktu dengan tepat dan memberikan perhatian yang layak kepada setiap perusahaan dan dapat menempatkan semua usaha menuju kesuksesan.

    Baca juga: Macam Usaha dengan Modal di Bawah Rp 100 Juta


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H