Tips Memulai Usaha Kuliner, Selain Resep Kuasai Teknik Promo di Sosial Media

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi berbagi foto kuliner di media sosial. Digitalcoco.com

    Ilustrasi berbagi foto kuliner di media sosial. Digitalcoco.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Musim pandemi seperti saat ini, usaha kuliner menjadi pilihan beberapa orang untuk bertahan dan mendapatkan penghasilan. Bagaimana cara memulai usaha kulinar?

    Untuk memulai suatu bisnis perlu paham tujuan bisnis dan strategi menjalankannya. Kini, ada dua hal yang jadi alasan membangun usaha, bisa karena mengikuti tren atau jenis bisnis dalam waktu yang lama, mampu bertahan mengikuti arus perkembangan, salah satunya bisnis kulliner.

    Sebagai pemula misalnya, perlu paham tips serta langkah awal membangun bisnis jenis ini.

    Paling utama adalah punya tekad kuat untuk membangun bisnis tersebut, lalu tentukan jenis bisnis kuliner apa yang hendak digeluti. Apakah kuliner tradisional, mancanegara atau jenis makanan berat maupun sekedar makanan ringan.

    Selanjutnya buat business plan, hal inibertujuan untuk menentukan fokus bisnis ke depannya. Sehingga bisa dijadikan sebagai acuan untuk diberikan kepada investor jika butuh dana nantinya. Hal yang perlu ditentukan pada rencana bisnis adalah stategi branding, target pasar, identitas brand, jenis kuliner, sistem operasional.

    Setelah rencana bisnis rampung, hitung modal yang diperlukan. List, kira-kira sumber modal bisa didapatkan dari mana saja. Jika memang harus cari pinjaman modal, perlu dipertimbangkan bagaimana kedepannya. Kalau ragu, ada baiknya memulai bisnis kuliner skala kecil dahulu. Nantinya keuntungan jangan langsung dihabiskan, sisihkan untuk belanja modal. Dalam berbisnis, aspek finansial adalah nyawanya, sehingga penting cara kelola keuangan yang matang.

    Bisnis kuliner harus berada di lokasi yang startegis, terlihat dan lingkungannya ramai. Selain itu, jangan buka bisnis kuliner sejenis dengan brand ternama di lokasi yang berdekatan. Karena akan sulit untuk menarik konsumen. Tentu mereka akan cenderung memilih brand yang sudah dikenal.

    Selain urusan teknis, cita rasa menu andalan sangatlah penting, nilai jualnya pada cita rasa. Karena hal inilah yang mengundang konsumen berkunjung kembali, bahkan langsung jadi langganan. Lakukan uji coba terlebih dahulu pada orang-orang terdekat, apakah cita rasanya cocok dengan selera konsumen. Hal ini berkaitan dengan target konsumen, apakah semua kalangan atau tertentu.

    Ciptakan ciri khasnya, seperti buat inovasi bisnis. Bisa dikembangkan dengan membuat kreasi tampilan, bentuk, rasa, maupun cara penyajian dan proses memasaknya. Selain menarik pelanggan, inovasi yang tepat juga berpotensi menyingkirkan kompetitor secara perlahan-lahan.

    Selanjutnya hal yangkerap membingungkan pelaku usaha adalah menentukan harga jualnya. Perlu riset harga pasar. Pertimbangkan harga pasar dan harga modal. Agar tetap kompetitif, tentukan harga yang tidak terkesan murah atau bahkan terlalu mahal.

    Persaingan usaha yang sehat perlu jadi perhatian, sebelum memulai usaha riset kompetitor di sekitar bisnis. Supaya siap bersaing, cari tahu apa saja kelebihan dan kekurangan dari kompetitor yang perlu diambil peluang untuk dibenahi.

    Menentukan strategi promosi yang tepat juga jadi tombaknya. Paling sederhana, terstimoni yang meluas. Artinya produk yang dijual harus dikenal baik oleh pelanggan, jika dinilai buruk, akan berakibat buruk pada pemasaran nantinya.

    Kini, promosi bisa lewat sosial media, praktis dan cepat. Hanya perlu posting gambar produk lalu sematkan deskripsi dan harga produk. Cara promosi ini pun bukan sembarangan, ada ilmunya, deisebut social media marketing. Bahkan kini, sudah banyak pelatihannya.

    Hal penting lainnya adalah menentukan supplier yang cocok dengan bisnis, memeberikan pelayanan yang baik kepada konsumen dan pastikan juga usaha kuliner sudah menerima izin. Urus NPWP dan sertifikasi halal agar selama menjalankan bisnis aman dan nyaman. Demi menghindari masalah di kemudian hari.

    Kemudian, lakukan evaluasi untuk mengetahui apa yang perlu diperbaiki agar usaha kuliner tetap langgeng, dengan terus membuat strategi yang efektif dan efisien sebagai pengembangan uisaha.

    RAUDATUL ADAWIYAH NASUTION

    Baca: Mau usaha Kuliner Ayam Goreng Kekinian Simak Dulu Tips Berikut


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H