Mengapa Ada Orang Beraktivitas Dengan Tangan Kidal? Ini 5 Penyebabnya

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah anak-anak memindahkan bola dengan tangan kirinya saat peringatan Hari Kidal Internasional di provinsi Hefei, Anhui. chinadaily.com.cn

    Sejumlah anak-anak memindahkan bola dengan tangan kirinya saat peringatan Hari Kidal Internasional di provinsi Hefei, Anhui. chinadaily.com.cn

    TEMPO.CO, Jakarta - Tangan kidal ialah kecenderungan seseorang beraktivitas menggunakan tangan kiri, seperti menulis, menggunakan sendok dan lain-lain. Pada anak-anak, kidal mulai terlihat sejak usia 2 sampai 3 tahun, saat anak sudah mulai belajar beraktivitas motorik. Lalu apa sebenarnya penyebab dari kidal?

    Penyebab tangan kidal diduga akibat perkembangan otak kanan lebih dominan dibanding otak kiri. Para ahli justru berpendapat, terdapat kelebihan khusus bila otak kanan lebih dominan, seperti lebih kreatif, berjiwa seni, jenius dan lain sebagainya.

    Dikutip dari Better Health, terdapat beberapa faktor lain yang diduga penyebab seseorang bertangan kidal, di antaranya:

    1. Gen

    Gen kidal dapat diturunkan dari orang tua ke anak-anaknya, tapi tergantung penguatan dan pengaruh lingkungan juga.

    1. Seks

    Lebih banyak anak laki-laki yang kidal dibandingkan perempuan, hal ini menunjukkan kepada beberapa peneliti bahwa hormon testoteron pria memiliki pengaruh terhadap kidal.

    1. Perkembangan Janin

    Peneliti percaya bahwa penggunaan tangan memiliki lebih banyak pengaruh lingkungan daripada genetik. Peneliti mengusulkan bahwa faktor lingkungan dapat mempengaruhi apakah anak menyukai tangan kanan atau kiri di kemudian hari.

    1. Kerusakan Otak

    Sebagian kecil peneliti berteori bahwa semua manusia seharusnya tidak kidal, tetapi beberapa jenis kerusakan otak di awal kehidupan mungkin menyebabkan kidal. Namun belum ada bukti kuat yang mendukung teori ini.

    1. Penyesuaian

    Beberapa orang kidal karena menyesuaikan diri dengan keadaan, semisal tangan kanannya cidera, maka mau tidak mau harus menggunakan tangan kiri.

    Ahli menyarankan orang tua tidak perlu memaksakan anak beraktivitas dengan tangan kidal untuk menggunakan tangan kanan, sebab bisa menganggu perkembangan dan psikologis anak. Yang dapat orang tua lakukan adalah mengajarkan anak kidal secara perlahan, seperti menggunakan sendok, pensil dan lain-lain menggunakan tangan kanan.

    DELFI ANA HARAHAP

    Baca: Orang Kidal Lebih Cerdas, Mitos Atau Fakta?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Negara-negera yang Sudah Melakukan Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun

    Di Indonesia, vaksin Covid-19 baru diberikan ke anak usia 12 tahun ke atas. Namun beberapa negara mulai melakukan vaksinasi anak di bawah 12 tahun.