Bahaya Langsung Sikat Gigi setelah Makan

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi ibu hamil sikat gigi. shutterstock.com

    Ilustrasi ibu hamil sikat gigi. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Sikat gigi setelah makan biasa dilakukan banyak orang. Tujuannya untuk membersihkan kotoran sisa makanan agar tidak menumpuk dan merusak gigi.

    Banyak pekerja kantoran yang sengaja membawa sikat dan pasta gigi ke kantor agar bisa membersihkan gigi setelah makan siang. Tapi, menyikat gigi setelah makan tidak sepenuhnya baik dan menyehatkan.

    Menurut Dr. Hanna Kinsella dari Kiln Lane Dendal, langsung menyikat gigi setelah makan bisa menimbulkan risiko. Karena itu, dia menyarankan beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum melakukannya.

    Menyikat gigi setiap hari sangat penting untuk membantu menjaga kesehatan gigi dan mulut. Alasan utama menggosok gigi adalah mengusir plak-plak yang melapisi gigi jika tidak menyikatnya dengan benar. Penumpukan plak dapat memicu penyakit gusi dan kerusakan gigi.

    Kinsella mengatakan banyak orang menyikat gigi langsung setelah makan karena percaya penting untuk segera membersihkan sisa makanan dari gigi. Namun, sebenarnya hal tersebut memicu risiko karena menyikat gigi langsung setelah makan dapat merusak email gigi yang halus.

    Disarankan untuk menunggu setidaknya setengah jam setelah makan. Terlebih jika makan makanan asam. Alasannya, kadar asam dalam makanan dapat melunakkan email gigi untuk sementara waktu dan jika menyikatnya terlalu cepat akan merusak email saat sedang lemah.

    Selain itu, memegang sikat gigi dengan erat atau terlalu kencang saat menyikat juga salah karena tekanan yang dihasilkan saat menyikat menjadi berbahaya dan dapat mengikis email gigi. Tindakan seperti itu juga dapat menimbulkan rasa sensitif karena gusi menyusut dan terkikis.

    Saran Kinsella adalah dengan memegang sikat gigi di bagian ujung dan seperti sedang memegang pena. Dengan demikian, tidak memberikan tekanan pada sikat dan gigi. Namun, sebagian orang cenderung lebih suka menyikat dengan sikat gigi elektrik karena dapat membersihkan gigi secara menyeluruh.

    Baca juga: 4 Penyebab Karang Gigi, 5 Cara Mencegahnya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.