5 Tips Anak Aman ke Sekolah di Masa Pandemi Covid-19

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Sekolah Tatap Muka atau Ilustrasi Belajar Tatap Muka. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

    Ilustrasi Sekolah Tatap Muka atau Ilustrasi Belajar Tatap Muka. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah sekolah telah menerapkan metode belajar tatap muka. Artinya, para siswa di sekolah itu berangkat ke sekolah seperti biasa dan belajar di sekolah bersama para guru serta teman-temannya. Sementara di masa pandemi ini masih dikhawatirkan terjadi penyebaran virus corona. Sebab itu, pelaksanaan protokol kesehatan wajib diterapkan.

    Dokter Spesialis Anak dari Primaya Evasari Hospital, Ria Yoanita mengatakan tak hanya mematuhi protokol kesehatan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh orang tua dan guru di sekolah demi mencegah penyebaran Covid-19. Ada panduan penting bagi orang tua dan guru yang perlu dilakukan setiap hari. Berikut rinciannya:

    1. Cek kesehatan anak secara berkala
    Sediakan termometer di rumah untuk mengecek kondisi kesehatan anggota keluarga lewat temperatur tubuh. Ria Yoanita menyarankan thermogun supaya hasil pengukuran suhu tubuh lebih presisi dan tanpa bersentuhan dengan permukaan kulit.

    "Apabila suhu tubuh anak di atas batas, batuk, dan sesak napas, jangan berangkat ke sekolah," kata Ria Yoanita dalam keterangan tertulis, Ahad 6 Juni 2021. "Minta izin agar anak tetap di rumah."

    2. Mengajarkan praktik kebersihan kepada anak
    Orang tua dan guru wajib menyampaikan dan mencontohkan praktik kebersihan kepada anak. Berikut detailnya:

    a. Mencuci tangan
    Orang tua bisa mengajarikan anak mencuci tangan sambil menyanyi dengan durasi sekitar 20 detik. Pilih lagu kesukaan anak agar gembira saat mencuci tangan.

    b. Membawa air minum dan peralatan makan sendiri dari rumah
    Membeli makanan dan minuman dengan peralatan dari penjual berisiko menularkan Covid-19. Sebab itu, bawa minum dan makan sendiri dari rumah.

    c. Membuang sampah pada tempatnya
    Anak mesti tahu bagaimana cara membuang sampah yang benar. Sampah plastik, sampah basah, hingga sampah medis seperti masker bekas pakai. Beri tahu anak agar merusak masker bekas pakai agar tidak digunakan ulang.

    3. Etika batuk dan bersin

    a. Tidak melepas masker saat bersin dan/atau batuk karena masker dapat menahan percikan

    b. Segera buang masker dan ganti dengan yang baru bila sudah basah

    c. Tidak menyentuh wajah saat bersin dan/atau batuk. Pakai tisu atau lengan baju bagian dalam untuk menutupi hidung dan mulut

    d. Cuci tangan dengan air bersih dan sabun atau hand sanitizer setelah bersin atau batuk

    e. Beri contoh secara langsung sehingga anak dapat meniru atau mengikuti

    4. Transportasi berangkat dan pulang sekolah
    Tidak disarankan menggunakan transportasi umum bagi siswa untuk pergi ke sekolah dan pulang dari sekolah. Sebaiknya antar dan jemput anak dengan kendaraan pribadi. Jika tidak, sekolah dapat berkoordinasi dengan dinas perhubungan di daerahnya untuk menyediakan sarana transportasi khusus siswa sekolah agar tidak bercampur dengan masyarakat umum.

    5. Jangan menyentuh wajah, mata, hidung, dan mulut
    Droplet yang mengandung virus corona dapat masuk ke tubuh lewat tiga bagian yang berongga di wajah, yaitu mata, hidung, dan mulut. Sebab itu, anak harus selalu pakai masker di sekolah dan jangan menyentuh wajah dengan tangan yang kotor.

    #CuciTangan #JagaJarak #PakaiMasker

    Baca juga:
    Sebelum Pembelajaran Tatap Muka, Siswa SMK Ini Harus Ganti Baju Dulu di Sekolah


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Negara-negera yang Sudah Melakukan Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun

    Di Indonesia, vaksin Covid-19 baru diberikan ke anak usia 12 tahun ke atas. Namun beberapa negara mulai melakukan vaksinasi anak di bawah 12 tahun.