8 Tips Mengajarkan Anak Menabung Sejak Dini

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Siswa menunjukan celengan dalam kegiatan kemasyarakatan Citi Indonesia dengan tema

    Siswa menunjukan celengan dalam kegiatan kemasyarakatan Citi Indonesia dengan tema "cerdas finansial sejak dini" di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 02/04 Pagi, Condet, Jakarta, 10 November 2015. Acara tersebut untuk meningkatkan kesadaran menabung pada anak-anak. Tempo/ Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Menyimpan uang atau menabung adalah kebiasaan yang membutuhkan waktu untuk dibangun. Pendidikan finansial sejak dini penting untuk dikatahui oleh anak, agar mereka dapat mengelolal keuangan dengan bijaksana ketika dewasa nanti. 

    Edukasi menabung sejak dini ini, merupakan hal sangat positif yang kelak dapat menjadi suatu pola kebiasaan bagi anak untuk menentukan kehidupan dan pencapaiannya dimasa mendatang.  Maka dari itu, orang tua seharusnya memahami bagai mana cara mengajarkan anak cara menabung.

    Bukanlah hal yang mudah untuk mengajarkan anak menabung, dikarenakan pemikiran mereka yang masih sangat dini dan hanya memubuatnya berfikir untuk bermain.

    Sebagai orang tua, Anda pasti menginginkan yang terbaik untuk anak Anda. Ini tidak berarti Anda ingin mereka memiliki pakaian terbaik, mainan terbaru, atau gadget paling keren. Kemungkinan besar, itu berarti Anda ingin mereka aman dan terlindungi.

    Terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan agar buah hati menjadi gemar menabung. Berikut beberapa cara untuk mengajarkan anak gemar menabung, antara lain.

    1. Memberinya Pemahaman Tentang Uang

    Bukan hal yang mudah memberikan pemahaman kepada anak menyangkut tentang uang. Berilah informasi dengan cara yang mudah sehingga anak dapat memahaminya. Berikan informasi seputar uang, mulai dari jenis, jumlah, dan manfaat dari uang itu sendiri. Beritahu mereka bagaimana penggunaan uang dengan tepat, namun secara perlahan hingga mereka paham.

    2. Beri Penjelasan Manfaat dari Menabung

    Menabung memberi banyak manfaat untuk diri sendiri secara finansial, sehingga dapat menunjang segala kebutuhan untuk buah hati. Bahkan keinginan merekapun semampunya dipenuhi oleh orang tua.

    Ada baiknya, untuk memenuhi keinginannya, ajarkan anak untuk mendapatkannya dengan  cara menabung. Misalnya dengan memberikan penjelasan sederhana bahwa dengan menabung ia pun nantinya dapat membeli robot ataupun boneka yang disukainya.

    Hingga di fase tersebut, keinginannya untuk menabung akan tumbuh. Bahkan tidak lagi dalam lingkup membeli mainan, tetapi dalam lingkup bagaimana dengan uang yang ditabungnya sejak dini dapat mewujudkan apa yang diinginkannya.

     3. Hadiahkan Anak Celengan Lucu

    Menghadiahkan anak dengan sesuatu yang dapat menarik perhatiannya secara psikis. Maka dari itu, untuk mengajarkan anak menabung, belikanlah ia celengan dengan bentuk yang lucu dan aman baginya, dengan pemahaman yang sebelumnya telah diberitahukan kepada anak.

    Dengan menghadiahkan anak celengan, otomatis anak nantinya dapat mengetahui fungsi dari celengan dan membuatnya semakin termotivasi untuk mengumpulkan uang yang diperolehnya. Dengan begitu, hal tersebut menjadi salah satu bentuk kesuksesan  dari orang tua sukses memberikan pemahaman  tentang bagaimana cara mendidik anak untuk menabung.

    4. Berikan Contoh yang Baik

    Cara terbaik mengajarkan sesuatu kepada anak dengan memberikan contoh langsung kepada mereka. Sebelum membuatkan rekening tabungan untuk anak, sering-seringlah ajak ia ke bank ketika menyetorkan uang untuk menabung.

    Perlihatkan juga uang yang telah di kumpulkan di bank kepada anak. Cara ini dapat membuat anak tertarik untuk mulai menabung. Selain itu, perlihatkan juga kepada anak, bagaimana tindakan penghematan. Tindakan tersebut dapat membiasakan anak untuk berhemat sejak dini. Untuk menambah semangat anak, sebagai orang tua seharusnya juga bisa memberikan sedikit uang untuk dimasukkan ke tabungannya.

    5. Berikan Anak Uang Jajan

    Biasakan anak sejak dini untuk mengatur pola keuangannya sendiri juga dapat melatihnya terbiasa untuk menabung. Orang tua bisa memberikan jatah uang bulanan untuk jajan anak. Jumlah uang yang cukup yang tidak berlebihan, dapat mengajarkan anak bagaimana cara untuk menghemat uang yang dimiliki. Jangan lupa berikan penghargaan jika ia berhasil menyisihkan uang yang diberikan untuk ditabung.

     6.  Buka Tabungan di Bank

    Jika anak umurnya sudah tercukupi, sekitar umur 8 hingga 10 tahun, para orang tua sudah dapat mengajak anak untuk memperkenalkannya dengan tabungan bank. Hal ini dapat menimbulkan minat tersendiri bagi si kecil untuk menabung dan membuka rekening sendiri.

    Jika kedisiplinan menabung seoarang anak sudah terbentuk, orang tua dapat membuka rekening tabungan atas namanya sendiri di bank.

    Saat ini, mulai banyak bank yang menawarkan rekening tabungan khusus untuk anak-anak. Bahkan desain kartu dan buku tabungannya juga disesuaikan, dengan gambar tokoh kartun yang menarik.

    Buat juga jadwal secara teratur kapan saja Si Kecil bisa menyetorkan uangnya ke bank. Perlihatkan jumlah saldo yang mereka miliki agar anak makin rajin menabung jika tahu jumlah uang tabungannya bertambah banyak.

    1. Buatlah Garis Waktu

    Sebagian anak mengeluh karena lamanya waktu yang dibutuhkan untuk menabung dan segera mendapatkan mainan favorit mereka.

    Maka dari itu penting untuk menjelaskan konsep garis waktu pada anak. Beritahu mereka = berapa lama waktu yang ia butuhkan untuk menabung sebelum ia bisa membeli mainan.

    Untuk membuat garis waktu dapat dilakukan dengan menggambar di selembar kertas atau papan, kemudian buatlah tabel sesuai dengan jumlah hari menabung yang dibutuhkan anak. Sebagai permulaan, tetapkan tujuh hari sebagai lama waktu yang dibutuhkan.

    Namun, waktu selama tujuh hari merupakan hal yang mustahil dilakukan untuk dapat membeli mainan. Tentu saja sebagai orang tua, Anda sendiri yang membelikan mainan tersebut.  

    Namun poin utama dituju adalah mengajarkan anak untuk menabung. Dengan demikian, ia akan terbiasa menyisihkan uangnya sendiri saat ia menginginkan sesuatu.

    1. Beri Anak Hadiah Jika Berhasil

    Metode reward and punishment sangat tepat diterapkan ketika sedang mengajari anak untuk menabung sejak dini. Berikan anak hadiah kecil yang membuat mereka bahagia karena telah berhasil menabung.

    Hadiah yang diberikan oleh orang tua merupakan dorongan positif bagi anak untuk terus menabung agar ia bisa memakan es krim yang diinginkan anak. Di lain kesempatan, tanyakan pada anak apa yang ia ingin lakukan atau kemana ia ingin pergi. Katakan pada anak bahwa akan menuruti keinginannya pada hari itu karena sangat bangga kepadanya karena ia telah rajin menabung.

    WILDA HASANAH

    Baca: Tips Sederhana Agar Bisa Menabung Secara Rutin


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Negara-negera yang Sudah Melakukan Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun

    Di Indonesia, vaksin Covid-19 baru diberikan ke anak usia 12 tahun ke atas. Namun beberapa negara mulai melakukan vaksinasi anak di bawah 12 tahun.