Biasa Konsumsi Paracetamol Saat Demam? Waspadai Efek Sampingnya

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi minum obat. Shutterstock

    Ilustrasi minum obat. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta  - Bagi orang yang pernah mengalami demam atau pusing di kepala pasti tidak asing dengan obat ini. Obat yang biasa digunakan untuk meredakan rasa nyeri dan menurunkan demam yaitu Paracetamol.

    Cara pemakaian yang benar dari obat ini yaitu menyesuaikan dengan aturan dalam kemasan ataupun anjuran dokter. Biasanya Paracetamol diminum setiap 4-6 jam sekali. Namun jika keluhan tidak reda selelah 3 hari mengonsumsi paracetamol, disarankan untuk menghentikan penggunaan Paracetamol.

    Hal tersebut juga dikarenakan obat ini memiliki efek samping seperti demam, muncul ruam pada kulit, sakit tenggorokan, sariawan, nyeri punggung, tubuh terasa lemah, kulit atau mata berwarna kekuningan, timbul memar pada kulit, urinie berwarna keruh arau berdarah, dan tinja berwarna hitam atau berdarah.

    Selain itu jika digunakan secara berlebihan Paracetamol juga akan menyebabkan overdosis dan menimbulkan gejala seperti perut bagian atas terasa sakit, kehilangan nafsu makan, mual atau muntah, diare, dan keringat dingin.

    ADVERTISEMENT

    Agar terhindar dari masalah-masalah tersebut ada takaran dosis pemakaian obat ini yang bisa disesuaikan dengan dengan usia dan kondisi penderita. Sebelumnya harus diingat jikaParacetamol 500 mg dapat diminum tiap 4–6 jam sekali untuk meredakan demam. Maka dari itu untuk orang dewasa dengan dosis 325–650 mg disarankan untuk meminumnya tiap 4–6 jam atau 1.000 mg tiap 6–8 jam sekali.

    Kemudian untuk anak-anak yang berumur kurang dari 2 bulan dalam pemakaian dosis 10–15 mg/kgBB, disarankan untuk meminumnya tiap 6–8 jam sekali atau sesuai dengan anjuran dokter.

    Lalu, minum paracetamol untuk anak 2 bulan–12 tahun pada dosis 10–15 mg/kgBB, pemakaiannya harus tiap 4–6 jam sekali atau sesuai anjuran dokter. Dosis maksimal pemakaian obat ini yaitu 5 kali pemberian dalam 24 jam. Dan untuk anak > 12 tahun pada dosis 325–650 mg dibolehkan untuk meminum obat ini tiap 4–6 jam atau 1.000 mg tiap 6–8 jam.

    TEGUH ARIF ROMADHON

    Baca: RI Masih Impor Paracetamol, Luhut: Kita Mau Hentikan ini Semua


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pujian dan Kado Menghujani Greysia / Apriyani, dari Sapi hingga Langganan Berita

    Indonesia hujani Greysia / Apriyani dengan sanjungan dan hadiah. Mulai dari sapi, emas sungguhan, sampai langganan produk digital. Dari siapa saja?